Denpasar – Denpasar kembali menunjukkan bahwa Bali bukan hanya destinasi wisata dunia, tetapi juga wilayah yang menjunjung tinggi supremasi hukum tanpa kompromi. Respons cepat ditunjukkan oleh bersama dalam menindak seorang Warga Negara Asing (WNA) yang dinilai telah mencederai ketertiban umum di ruang publik.
Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu terjadi pada Rabu, 23 April 2026 sekitar pukul 11.00 WITA di simpang strategis Jalan Gunung Agung – Jalan Mahendradatta, Denpasar. Seorang WNA berinisial G.I., warga negara Italia, tidak hanya melakukan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga menunjukkan sikap arogan saat dihentikan petugas. Tindakan tidak kooperatif, perlawanan, hingga sikap tidak menghormati aparat menjadi pemicu utama penanganan tegas terhadap yang bersangkutan.
Tidak menunggu lama, aparat gabungan dari Sat Reskrim dan Sat Intelkam langsung bergerak cepat melakukan penelusuran dan pengamanan. Koordinasi lintas instansi pun segera dilakukan dengan guna memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kapolresta Denpasar,menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi siapa pun termasuk warga negara asing untuk bertindak di luar hukum di wilayah Bali. Penindakan ini, menurutnya, adalah bukti nyata komitmen aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Setiap bentuk pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum akan kami tindak tegas. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga Bali tetap aman dan kondusif sebagai destinasi internasional,” tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan, langkah lanjutan yang diambil adalah rekomendasi deportasi terhadap WNA tersebut. Proses selanjutnya sepenuhnya diserahkan kepada pihak imigrasi untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Langkah tegas ini bukan sekadar penegakan hukum semata, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa Bali tidak mentolerir perilaku yang merusak ketertiban dan norma sosial. Efek jera diharapkan muncul, khususnya bagi wisatawan mancanegara, agar senantiasa menghormati aturan, budaya, serta hukum yang berlaku selama berada di Indonesia.
Polresta Denpasar pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para wisatawan asing, untuk ikut menjaga harmoni dan ketertiban di Pulau Dewata. Sebab, citra Bali sebagai destinasi dunia tidak hanya dibangun dari keindahan alamnya, tetapi juga dari disiplin hukum dan rasa hormat terhadap aturan yang dijunjung bersama.
Langsung ke konten







