banner 1080x250
banner 728x250

Menhan Kumpulkan Jenderal Purnawirawan, Matangkan Strategi Pertahanan Nasional Berbasis Kepentingan Negara

Foto - Menteri Pertahanan RI Mengumpulkan Sejumlah Jenderal Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Jumat (24/4/2026).

Jakarta – Langkah strategis ditempuh Menteri Pertahanan Republik Indonesia, dengan mengumpulkan para jenderal purnawirawan (TNI) dalam sebuah forum tertutup di lingkungan Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan pertahanan negara di tengah dinamika ancaman global yang semakin kompleks.

Dalam pembukaan pertemuan di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Sjafrie menegaskan bahwa ada isu esensial yang perlu diketahui para sesepuh TNI, khususnya yang berkaitan langsung dengan strategi pertahanan nasional. Ia menyampaikan bahwa pemikiran, pengalaman, serta perspektif para purnawirawan menjadi aset penting dalam memperkuat fondasi pertahanan Indonesia.

banner 728x250

“Hal esensial ini berkaitan erat dengan strategi pertahanan yang harus dipahami bersama, terutama oleh para senior yang memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga kedaulatan negara,” ujarnya.

Pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan secara tertutup, di mana selaku Panglima TNI turut memaparkan berbagai aspek krusial yang perlu menjadi perhatian para purnawirawan. Keterlibatan aktif pimpinan TNI menunjukkan bahwa forum ini memiliki bobot strategis dalam menyelaraskan visi antara generasi aktif dan para senior militer.

Sjafrie menekankan bahwa strategi pertahanan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari prinsip dasar tata kelola negara yang berlandaskan konstitusi serta kepentingan nasional. Dalam konteks ini, pertahanan bukan hanya soal kekuatan militer, tetapi juga menyangkut stabilitas politik, keamanan wilayah, hingga ketahanan nasional secara menyeluruh.

“Semua yang dibahas berangkat dari satu titik utama, yaitu kepentingan nasional. Ini menjadi pijakan dalam setiap kebijakan pertahanan yang kita susun,” tegasnya.

Sejumlah tokoh purnawirawan TNI lintas matra tampak hadir dalam pertemuan tersebut, mulai dari jajaran Angkatan Darat seperti , , , hingga . Dari Angkatan Laut, hadir nama-nama besar seperti dan , sementara dari Angkatan Udara turut hadir serta .

Tak hanya para purnawirawan, jajaran pimpinan aktif TNI juga terlihat menghadiri forum tersebut, di antaranya Wakil Panglima TNI , Kepala Staf Angkatan Darat , Kepala Staf Angkatan Laut , serta Kepala Staf Angkatan Udara .

Kehadiran lintas generasi ini memperlihatkan adanya upaya serius pemerintah dalam membangun kesinambungan pemikiran strategis di bidang pertahanan. Sinergi antara pengalaman masa lalu dan tantangan masa depan menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan Indonesia di tengah perubahan geopolitik global.

Pertemuan tertutup ini diyakini akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pertahanan yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi jangka panjang. Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan tampak ingin memastikan bahwa setiap langkah strategis yang diambil tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga matang dari sisi pengalaman dan implementasi di lapangan.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250