banner 1080x250
banner 728x250

Dihujat Tak Goyah, Aipda “Hellboy” Tetap di Garda Terdepan: “Biarkan Kami Dihina, Asal Rakyat Tetap Aman”

Foto - Hujatan silakan lempar ke kami, tapi biarkan rakyat tetap aman di belakang kami.

Surabaya – Di tengah derasnya gelombang kritik, cibiran, hingga sorotan tajam yang kerap mengarah kepada institusi kepolisian, sosok Aipda Sigit Dwi Susanto atau yang akrab dikenal dengan panggilan “Hellboy” memilih tetap fokus pada satu tujuan utama: menjaga keamanan masyarakat dan mengabdi kepada bangsa tanpa pamrih.

Sebagai Katim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Hellboy bukanlah sosok yang asing dengan tekanan. Bertahun-tahun berada di garis depan penegakan hukum membuatnya memahami bahwa tugas seorang polisi tidak selalu dihiasi pujian dan penghargaan. Sebaliknya, risiko, ancaman, kritik, bahkan hujatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari profesi yang dijalaninya.

banner 728x250

Namun bagi Hellboy, semua itu bukan alasan untuk surut selangkah pun dari medan pengabdian.

Di balik berbagai pengungkapan kasus kriminal, penangkapan pelaku kejahatan, hingga terciptanya situasi keamanan yang kondusif, terdapat kerja keras aparat yang sering kali tidak terlihat publik. Saat masyarakat beristirahat bersama keluarga, aparat keamanan masih berjaga di jalanan. Saat sebagian besar warga terlelap dalam tidur, anggota kepolisian tetap melakukan patroli, penyelidikan, hingga pengejaran terhadap para pelaku kejahatan.

Dalam pandangannya, pengabdian tidak pernah diukur dari seberapa banyak tepuk tangan yang diterima, melainkan dari seberapa besar rasa aman yang dapat dirasakan masyarakat.

“Hujatan silakan lempar ke kami, tapi biarkan rakyat tetap aman di belakang kami,” tegas Hellboy, Sabtu (20/6/2026).

Pernyataan tersebut mencerminkan prinsip yang selama ini dipegangnya. Menurutnya, seorang anggota Polri harus mampu tetap profesional dalam segala situasi, tidak terlena oleh pujian dan tidak pula tumbang karena kritik.

Hellboy menyadari bahwa dalam era keterbukaan informasi saat ini, institusi kepolisian berada di bawah pengawasan publik yang semakin kuat. Berbagai kritik yang muncul merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dihormati. Namun ia menegaskan bahwa tujuan utama aparat keamanan tetap tidak berubah, yakni melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas negara.

Lebih jauh, Hellboy mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukanlah tugas yang hanya dibebankan kepada TNI dan Polri. Menurutnya, keamanan nasional adalah tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh elemen bangsa.

Karena itu, ia terus menggaungkan semangat “Sabuk Kamtibmas”, sebuah gagasan yang mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersatu dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat bela negara.

Dalam konsep tersebut, setiap warga negara memiliki peran strategis. Mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, pengusaha, insan pers, organisasi kemasyarakatan, pemuda hingga masyarakat umum, semuanya memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga ketertiban dan persatuan bangsa.

Menurut Hellboy, ancaman terhadap Indonesia saat ini tidak hanya datang dari tindak kriminal konvensional seperti pencurian, perampokan, atau kekerasan jalanan. Tantangan yang jauh lebih kompleks juga hadir melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi di media sosial, hingga berbagai upaya yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Di era digital yang serba cepat, informasi dapat menyebar dalam hitungan detik dan memengaruhi jutaan orang sekaligus. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, tidak mudah terprovokasi, serta selalu mengedepankan semangat persaudaraan.

Bagi Hellboy, menjaga keamanan tidak cukup hanya dilakukan dengan patroli dan penegakan hukum. Keamanan juga harus dibangun melalui kesadaran kolektif seluruh warga negara untuk menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ia juga menegaskan bahwa kritik terhadap institusi kepolisian merupakan sesuatu yang wajar dan bahkan diperlukan dalam negara demokrasi. Kritik menjadi sarana evaluasi agar institusi semakin baik dan profesional. Namun kritik yang disampaikan dengan semangat membangun akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan hujatan yang hanya memperkeruh suasana.

“Polisi dan masyarakat sebenarnya berada di tujuan yang sama. Kita sama-sama ingin Indonesia aman, damai, tertib, dan berkeadilan. Karena itu mari saling mengingatkan, saling mengawasi, dan saling mendukung demi kepentingan bangsa yang lebih besar,” ujarnya.

Di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan keamanan yang dihadapi Indonesia saat ini, Hellboy mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan nasional. Ia meyakini bahwa keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang menjaga kebersamaan dan solidaritas antarwarga negara.

Bagi dirinya, pengabdian tidak membutuhkan panggung, popularitas, ataupun penghormatan berlebihan. Pengabdian sejati justru hadir ketika masyarakat dapat hidup tenang, menjalankan aktivitas tanpa rasa takut, dan merasakan manfaat dari kerja keras aparat yang bertugas di balik layar.

Sebab pada akhirnya, kata Hellboy, sejarah tidak akan menilai seseorang dari banyaknya pujian yang diterima. Sejarah akan mencatat apa yang telah diperbuat untuk rakyat, bangsa, dan negara.

“Pengabdian sejati bukan tentang dikenal atau dipuji. Pengabdian sejati adalah ketika masyarakat merasa aman, meski mereka tidak pernah tahu siapa yang berjaga untuk mereka,” pungkas Aipda Sigit Dwi Susanto.

Di tengah derasnya kritik terhadap aparat penegak hukum, pesan Hellboy menjadi pengingat bahwa keamanan bangsa bukan hanya tugas polisi semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh anak bangsa. Ketika persatuan dijaga dan keamanan menjadi kepentingan bersama, maka Indonesia akan tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250