Mengwi – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua WHDI Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menghadiri persembahyangan Bhakti Penganyar dalam rangkaian Karya Agung di Pura Dalem Desa Adat Sempidi, Kecamatan Mengwi, Rabu (15/7). Kehadiran Pemerintah Kabupaten Badung merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan nilai-nilai keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.
Prosesi persembahyangan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh prajuru adat, tokoh masyarakat, serta krama Desa Adat Sempidi yang secara bersama-sama melaksanakan rangkaian upacara suci dengan penuh rasa bhakti dan semangat ngayah.
Dalam sambrama wacana, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama Desa Adat Sempidi atas semangat gotong royong, kebersamaan, dan persatuan yang terus dijaga selama pelaksanaan Karya Agung. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan setiap kegiatan adat dan keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Wabup mengaku bersyukur dapat hadir secara langsung menyaksikan pelaksanaan Bhakti Penganyar yang menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian karya suci tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan lancar, penuh kerahayuan, serta memberikan berkah kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Desa Adat Sempidi.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebersamaan, serta mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Kabupaten Badung yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap berlandaskan nilai-nilai adat, budaya, dan agama.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan dan pelestarian adat, Pemkab Badung telah menggelontorkan dana hibah sebesar Rp1,9 miliar untuk mendukung pelaksanaan Karya Agung di Pura Dalem Desa Adat Sempidi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran seluruh rangkaian upacara serta memperkuat upaya pelestarian warisan budaya dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sementara itu, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas perhatian dan dukungan yang diberikan melalui bantuan hibah tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan desa adat dalam menjaga keberlangsungan kegiatan adat dan keagamaan.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian Karya Agung telah dimulai sejak 24 Juni 2026 dan hingga saat ini telah memasuki tahapan pelaksanaan yang terus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pelaksanaan Bhakti Penganyar merupakan salah satu rangkaian penting dalam keseluruhan prosesi yang telah berlangsung selama kurang lebih dua setengah bulan dengan dukungan penuh seluruh krama Desa Adat Sempidi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung I Nyoman Rudiarta, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Nyoman Suardana, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama I Made Putra Wijaya, tokoh masyarakat, serta krama Desa Adat Sempidi yang bersama-sama mengikuti prosesi persembahyangan.
Melalui pelaksanaan Bhakti Penganyar ini diharapkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan nilai-nilai spiritual masyarakat Bali terus terpelihara sebagai landasan dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Badung yang berlandaskan adat, budaya, dan agama.
( K.I )
Langsung ke konten







