banner 1080x250
banner 728x250
SPORTS  

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Bergulir, 1.219 Atlet Ramaikan Ajang Nasional; Wakapolda Bali Tampil Bertanding Beri Teladan bagi Bhayangkara Muda

Foto - Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa Tampil Bertanding di Bulutangkis Kapolri Cup 2026, Tunjukkan Sportivitas dan Semangat Prestasi.

JAKARTA – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7/2026). Turnamen bergengsi yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri”, sebagai wujud nyata semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang berprestasi, inklusif, serta mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kejuaraan yang berlangsung hingga 1 Agustus 2026 tersebut diselenggarakan di tiga venue, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara seluruh pertandingan digelar secara serentak di ketiga lokasi tersebut.

banner 728x250

Salah satu momen yang menarik perhatian dalam pembukaan turnamen adalah keikutsertaan Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K. yang turun langsung ke lapangan. Berpasangan dengan Brigadir I Komang Deby Septriana, S.H., M.H.Septriana, Brigjen Astawa menghadapi pasangan dari Polda Kalimantan Selatan, yakni Uman Laode dan Waradani Saufi. Kehadiran Wakapolda Bali sebagai peserta menjadi contoh nyata bahwa olahraga tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga media membangun karakter, sportivitas, disiplin, dan semangat kompetitif bagi generasi penerus bangsa.

Ketua Pelaksana Kejuaraan, Irjen Pol. Mardiyono, menjelaskan bahwa Bulutangkis Kapolri Cup 2026 bukan sekadar kompetisi memperebutkan gelar juara, melainkan menjadi wadah memperkuat sinergi antara Polri, masyarakat, dunia olahraga, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujarnya.

Antusiasme peserta tahun ini pun sangat tinggi. Tercatat sebanyak 1.219 atlet ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, terdiri atas 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, serta 70 peserta kategori difabel. Beragam kategori dipertandingkan, mulai dari U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, hingga kategori difabel yang dibagi berdasarkan klasifikasi disabilitas guna memastikan kompetisi berlangsung adil, setara, dan profesional.

Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dan PBSI, sekaligus menggandeng National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi atlet penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Irjen Pol. Mardiyono berharap kejuaraan ini mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berbakat sekaligus memperkuat budaya olahraga di Indonesia.

“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, yang menilai konsistensi Polri dalam menyelenggarakan kejuaraan ini menjadi kontribusi nyata bagi pembinaan atlet nasional. Menurutnya, Bulutangkis Kapolri Cup telah masuk dalam kalender resmi PBSI Tahun 2026 sehingga para atlet muda yang tampil akan dipantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional.

Sementara itu, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta, Yasin Onasie, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada atlet difabel untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi tersebut. Menurutnya, keterlibatan atlet penyandang disabilitas menjadi bukti nyata bahwa dunia olahraga Indonesia semakin terbuka, inklusif, dan memberikan ruang yang sama bagi seluruh atlet untuk mengukir prestasi.

Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang Bulutangkis Kapolri Cup 2026 akan memperoleh sertifikat, medali, piala, dan uang pembinaan. Kejuaraan ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada publik melalui olahraga, sekaligus membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, dan memiliki semangat persatuan.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250