banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Bunda Anti Narkoba Badung Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba, Bentengi Generasi Muda Sejak Dini

Foto - Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba pada MPLS SMK TI Global menjadi upaya membentengi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Kuta – Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, terus menggencarkan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sebagai upaya membangun ketahanan generasi muda sejak dini. Komitmen tersebut ditegaskan saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK TI Global, Kuta Utara, Rabu (15/7), yang dirangkaikan dengan penyuluhan mengenai bahaya narkoba bagi para peserta didik baru.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung, Kepala Sekolah SMK TI Global, Ketua Yayasan Bali Global Denpasar, Dewan Pertimbangan Wanita Islam Kabupaten Badung, para guru, serta ratusan siswa baru yang mengikuti MPLS.

banner 728x250

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa masa transisi dari jenjang pendidikan sebelumnya menuju sekolah menengah merupakan fase yang sangat penting dalam pembentukan karakter. Pada masa tersebut, para siswa mulai beradaptasi dengan lingkungan, teman, dan pengalaman baru sehingga berpotensi menghadapi berbagai pengaruh dari luar. Oleh karena itu, edukasi mengenai bahaya narkoba harus diberikan sejak dini sebagai benteng utama untuk melindungi generasi muda.

Ia menekankan bahwa sosialisasi pencegahan narkoba tidak boleh dilakukan hanya sesekali, melainkan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya lingkungan sekolah. Menurutnya, pendidikan mengenai bahaya narkoba merupakan investasi penting dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu mewujudkan cita-cita mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Rasniathi memberikan motivasi kepada para siswa agar selalu menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merusak masa depan. Ia mengingatkan bahwa generasi muda merupakan harapan keluarga, kebanggaan Kabupaten Badung, sekaligus penerus pembangunan Bali di masa depan.

“Narkoba bukan sesuatu yang keren dan bukan jalan keluar dari setiap persoalan. Narkoba hanya akan merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, menghilangkan akal sehat, dan memutus cita-cita yang sedang kalian perjuangkan,” tegasnya.

Rasniathi juga mengingatkan bahwa modus peredaran narkoba saat ini semakin beragam dan menyasar kalangan remaja. Tidak sedikit kasus di mana narkoba disamarkan dalam bentuk makanan ringan, minuman, maupun barang-barang yang tampak biasa sehingga sulit dikenali. Karena itu, ia mengimbau para siswa agar selalu berhati-hati, tidak menerima makanan atau barang dari orang yang tidak dikenal, serta memiliki keberanian untuk mengatakan “TIDAK” terhadap setiap ajakan yang berpotensi membahayakan diri.

Selain itu, ia mengajak para siswa untuk tidak ragu melaporkan kepada orang tua, guru, maupun pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekolah ataupun tempat tinggal. Menurutnya, keberanian untuk melapor merupakan salah satu bentuk kepedulian dalam melindungi diri sendiri maupun orang lain dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Lebih lanjut, Bunda Anti Narkoba Badung mengajak seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, pemerintah, hingga seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperluas jangkauan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba. Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting agar pesan pencegahan dapat diterima secara luas dan membentuk lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda.

Ia juga mendorong para siswa untuk mengisi waktu dengan berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat, seperti mengembangkan bakat dan minat, aktif dalam kegiatan keagamaan, seni, budaya, olahraga, maupun organisasi sekolah. Dengan lingkungan pergaulan yang sehat dan aktivitas yang produktif, generasi muda diharapkan mampu terhindar dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Badung bersama BNN Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya menciptakan masa depan Badung yang lebih baik.

( K.I )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250