Jakarta – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) yang diselenggarakan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Selasa (30/6). Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama jajaran sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat transformasi digital dalam tata kelola penyaluran bantuan sosial di Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster bersama para Bupati dan Wali Kota se-Bali, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta kepala daerah dari kabupaten/kota yang menjadi lokasi perluasan piloting digitalisasi bansos yang mengikuti rapat secara daring. Hadir pula perwakilan kementerian dan lembaga terkait yang terlibat dalam implementasi program transformasi digital pemerintahan.
Rapat koordinasi dilaksanakan untuk memonitor perkembangan pelaksanaan perluasan program piloting digitalisasi bantuan sosial di 43 kabupaten dan kota. Selain melakukan evaluasi terhadap implementasi di masing-masing daerah, forum tersebut juga membahas kesiapan menjelang rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia untuk meninjau langsung progres pelaksanaan digitalisasi bansos sekaligus mempersiapkan agenda rapat terbatas mengenai percepatan transformasi pemerintahan digital secara nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat transformasi digital, khususnya dalam sistem penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, digitalisasi merupakan langkah strategis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, akuntabel, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati menjelaskan bahwa penerapan sistem digital yang terintegrasi akan memberikan berbagai manfaat, mulai dari meningkatkan akurasi data penerima bantuan, mempercepat proses penyaluran, meminimalkan potensi kesalahan administrasi, hingga memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria. Dengan demikian, efektivitas dan transparansi dalam pengelolaan bantuan sosial dapat terus ditingkatkan.
Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Bali dalam menyukseskan implementasi digitalisasi bantuan sosial. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem pelayanan publik yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Keikutsertaan Kabupaten Badung dalam program perluasan piloting digitalisasi bansos juga menjadi bukti komitmen daerah dalam mendukung agenda transformasi digital nasional. Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam berbagai sektor pelayanan publik guna menciptakan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun kesamaan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mengimplementasikan digitalisasi bantuan sosial secara optimal. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga seluruh program bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran, tepat waktu, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
( K.I )
Langsung ke konten







