Badung – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai Nyonya Meldiyanti Hagur Nabit di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (16/7). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Badung didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Badung I Wayan Wijana. Kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat sinergi dalam berbagai bidang pembangunan yang menjadi prioritas kedua pemerintah daerah.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Selain mempererat tali silaturahmi, kedua kepala daerah juga saling bertukar pengalaman mengenai strategi pembangunan daerah, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembinaan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Badung. Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan infrastruktur guna mengatasi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan konektivitas kawasan pariwisata. Berbagai proyek strategis terus dipercepat sebagai upaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata bertaraf internasional.
Selain pembangunan infrastruktur, Bupati Adi Arnawa menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan perhatian besar terhadap penguatan ketahanan pangan. Menurutnya, keberhasilan menjaga ketersediaan pangan harus dimulai dari perlindungan lahan pertanian agar tidak terus beralih fungsi, disertai peningkatan kesejahteraan petani melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada sektor pertanian.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung telah menerapkan kebijakan pembelian gabah hasil panen petani melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Kebijakan tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga gabah sekaligus memberikan kepastian pasar bagi para petani sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan mereka. Langkah tersebut juga dinilai berkontribusi terhadap keberhasilan Kabupaten Badung dalam menjaga tingkat inflasi tetap rendah dibandingkan daerah lain di Provinsi Bali.
Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengajak Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk terus memperkuat pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat Manggarai yang bekerja di Kabupaten Badung. Menurutnya, pembinaan tersebut penting agar para pekerja memiliki pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, kedisiplinan, serta menghormati norma dan budaya masyarakat setempat sehingga mampu menciptakan suasana yang harmonis dan mendukung keberlangsungan sektor pariwisata Bali.
Sementara itu, Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Pemerintah Kabupaten Badung. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Badung.
Menurutnya, meskipun belum terdapat data yang pasti, jumlah masyarakat Manggarai yang bekerja di Bali, khususnya di Kabupaten Badung, cukup besar. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan, edukasi, dan pendampingan kepada masyarakatnya agar mampu menjadi tenaga kerja yang disiplin, bertanggung jawab, serta ikut menjaga keamanan dan kenyamanan daerah tempat mereka bekerja.
Ia menegaskan bahwa prinsip “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” harus menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat Manggarai yang merantau, sehingga mampu menghormati adat istiadat, budaya, dan aturan yang berlaku di daerah tempat mereka tinggal maupun bekerja.
Melalui pertemuan ini, kedua pemerintah daerah berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin erat, baik dalam bidang pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun pembinaan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua daerah serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
( K.I )
Langsung ke konten







