banner 1080x250
banner 728x250
BUDAYA  

Semarak Iduladha 2026 di Raya Kampial, Potret Nyata Harmoni Lintas Agama dan Kebersamaan Warga Bali

Foto - Semarak Iduladha di Raya Kampial, Harmoni Lintas Agama dalam Kebersamaan dan Toleransi.

Kuta Selatan – Perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Perumahan Raya Kampial, Lingkungan Menesa, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, menjadi cerminan nyata kuatnya nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan yang tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Bali. Melalui kegiatan “Ramah Tamah Semarak Gebyar Iduladha 2026” yang berlangsung di Balai Suka Duka Raya Kampial, Kamis (28/5), masyarakat lintas agama menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan secara harmonis.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, yang mewakili Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa. Kehadiran beliau didampingi anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Tama Tenaya, anggota DPRD Badung I Wayan Luwir Wiana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Badung I Ketut Gede Artha, Plt. Camat Kuta Selatan I Wayan Sujaka Arianta, unsur Tripika Kuta Selatan, tokoh masyarakat, pengurus perumahan, serta warga dari berbagai latar belakang agama.

banner 728x250

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kuatnya semangat kerukunan yang telah lama terbangun di lingkungan Raya Kampial. Menurutnya, kehidupan yang damai dan harmonis merupakan modal utama dalam membangun masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkualitas.

Ia menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha tidak hanya memiliki makna religius bagi umat Muslim, tetapi juga mengandung pesan universal tentang keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang sosial.

“Tidak ada yang lebih indah daripada hidup damai. Ketika masyarakat hidup rukun, saling membantu, dan saling menghormati, maka kehidupan akan terasa nyaman dan harmonis. Kurban mengajarkan arti keikhlasan, kepedulian, serta kebersamaan yang harus terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Selain mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, Rasniathi yang juga dikenal sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Kabupaten Badung turut mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga. Ia mengajak warga mulai memilah sampah sejak dari sumbernya, mengurangi penggunaan produk sekali pakai, serta memanfaatkan komposter untuk mengolah sampah organik.

Tidak hanya isu lingkungan, perhatian terhadap kesehatan masyarakat dan pendidikan karakter generasi muda juga menjadi fokus pesan yang disampaikan. Masyarakat, khususnya kaum perempuan, didorong untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis bagi warga ber-KTP Badung serta aktif menjaga kesehatan keluarga. Sementara itu, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan penguatan pendidikan karakter anak sejak usia dini melalui PAUD dinilai sebagai investasi penting bagi masa depan daerah.

“Masyarakat yang sehat, lingkungan yang bersih, dan generasi muda yang berkarakter merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Badung yang harmonis, maju, dan berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Suka Duka Perumahan Raya Kampial, I Putu Arwata, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung yang selama ini selalu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kedekatan pemerintah dengan warga menjadi salah satu faktor yang memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial di lingkungan perumahan.

Di sisi lain, Ketua Warga Muslim Raya Kampial, Bripka Jono, menjelaskan bahwa kegiatan Semarak Iduladha telah menjadi agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat tali persaudaraan antarwarga. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan mulai dari pengadaan hewan kurban, takbir keliling, pelaksanaan Shalat Iduladha, penyembelihan hewan kurban, hingga pembagian daging kurban kepada masyarakat.

Hal yang paling menarik dan menjadi simbol nyata toleransi di Raya Kampial adalah pembagian daging kurban yang tidak hanya diperuntukkan bagi umat Muslim. Daging kurban juga didistribusikan secara merata kepada seluruh warga lintas agama yang tinggal di lingkungan Perumahan Raya Kampial sebagai bentuk penghormatan, persaudaraan, dan kebersamaan antarumat beragama.

Tradisi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong serta toleransi di Bali bukan hanya slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Di tengah berbagai tantangan kehidupan sosial modern, masyarakat Raya Kampial berhasil menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan yang mempererat persatuan.

Semarak Iduladha 2026 di Raya Kampial pun menjadi contoh inspiratif bagaimana masyarakat dengan latar belakang yang berbeda dapat hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, serta berbagi kebahagiaan dalam bingkai persaudaraan dan kemanusiaan. Sebuah potret indah Bali yang tidak hanya dikenal karena budaya dan pariwisatanya, tetapi juga karena nilai toleransi yang terus hidup dan terjaga di tengah masyarakatnya.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250