banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Bupati Adi Arnawa Paparkan Strategi Pembangunan Badung, Infrastruktur Jadi Kunci Pariwisata Berkualitas

Foto - Bupati Adi Arnawa Paparkan Strategi Pembangunan Badung dalam Rakor Provinsi Bali.

Denpasar – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan berbagai strategi pembangunan serta capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Badung dalam Rapat Koordinasi Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Kertha Sabha, Denpasar, Senin (8/6/2026). Dalam forum yang dihadiri para Bupati/Wali Kota se-Bali dan pimpinan perangkat daerah tersebut, Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama untuk mendukung terwujudnya pariwisata Badung yang berkualitas dan berkelanjutan.

Mendapat kesempatan pertama untuk menyampaikan paparan, Bupati Adi Arnawa menjelaskan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung tercatat mencapai 6,5 persen, disertai tingkat kemiskinan yang berhasil ditekan hingga 1,9 persen. Sementara itu, angka pengangguran berada pada level 1,57 persen dan prevalensi stunting berhasil ditekan menjadi 2,5 persen.

banner 728x250

Di sisi lain, tingkat inflasi di Kabupaten Badung mencapai 2,64 persen. Menurutnya, inflasi dipengaruhi oleh kenaikan tarif angkutan udara serta beberapa komoditas kebutuhan pokok. Namun demikian, sejumlah komoditas seperti canang sari, ikan tongkol, tomat dan berbagai jenis sayuran mengalami deflasi akibat melemahnya daya beli masyarakat yang dipengaruhi kondisi geopolitik global.

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus menekan laju inflasi, Pemkab Badung telah menyalurkan stimulus ekonomi melalui bantuan sosial keagamaan sebesar Rp2 juta per kepala keluarga.

“Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menjaga perputaran ekonomi daerah agar tetap tumbuh positif,” ujar Adi Arnawa.

Dalam mendukung visi pembangunan pariwisata yang berkualitas, Pemkab Badung menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas strategis. Untuk mempercepat realisasi program tersebut, pemerintah daerah menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah sebesar Rp2,9 triliun.

Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan sejumlah proyek infrastruktur penting yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat maupun sektor pariwisata. Salah satu proyek prioritas adalah pembangunan Jalan Lingkar Barat yang menghubungkan kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) hingga Uluwatu guna mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di kawasan wisata Bali Selatan.

Menurut Adi Arnawa, proyek tersebut saat ini telah memasuki tahap konstruksi dan proses pembebasan lahan terus berjalan. Jalan Lingkar Barat ditargetkan selesai pada tahun 2027.

Selain itu, Pemkab Badung juga membangun ruas jalan penghubung Uluwatu menuju Melasti serta pembangunan Jalan Berawa menuju Teuku Umar Barat yang saat ini telah memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memprioritaskan pengembangan konektivitas melalui pembangunan ruas jalan Gatot Subroto Barat menuju Canggu, Mengwitani hingga Werdi Bhuwana guna mendukung mobilitas masyarakat serta memperkuat akses kawasan pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Arnawa juga memaparkan upaya penanganan banjir yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Beberapa titik rawan banjir seperti Basangkasa, Jalan Kunti, Umahanyar dan Darmasaba telah mendapatkan penanganan melalui penambahan pompa air serta normalisasi saluran drainase.

Sementara dalam bidang pengelolaan lingkungan, Pemkab Badung terus memperkuat implementasi Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) yang melibatkan rumah tangga, pelaku usaha dan masyarakat secara luas. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran pemilahan sampah dari sumbernya sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi terhadap sinergi pembangunan yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang diraih Bali saat ini merupakan hasil kerja bersama dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Gubernur berharap seluruh daerah terus memperkuat koordinasi, menjaga kekompakan serta meningkatkan komitmen dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, kekompakan harus terus dijaga. Kita menjalankan pembangunan bersama dengan komitmen memenuhi kebutuhan daerah dan kebutuhan masyarakat Bali,” tegas Wayan Koster.

Dengan berbagai capaian positif serta fokus pembangunan infrastruktur yang terus dipercepat, Kabupaten Badung optimistis mampu mempertahankan posisinya sebagai motor penggerak ekonomi Bali sekaligus mewujudkan pariwisata yang berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250