banner 1080x250
banner 728x250

Polda Bali Asah Kemampuan Public Speaking, Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Komunikasi Profesional dan Humanis

Foto - Wakapolda Bali Buka Pelatihan Public Speaking bagi Personel Polda Bali.

Denpasar – Kepolisian Daerah (Polda) Bali terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan dengan menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Public Speaking yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Senin (13/7/2026), mengusung tema “Membangun Kepercayaan Publik Melalui Komunikasi yang Profesional, Humanis, dan Berintegritas.”

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., didampingi Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. Hadir sebagai narasumber Kombes Pol. (Purn.) Dr. Slamet Pribadi, S.M., M.M., yang memberikan materi mengenai pentingnya komunikasi publik sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

banner 728x250

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Bali dalam meningkatkan kualitas personel, khususnya di bidang komunikasi publik. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital yang berlangsung sangat cepat, kemampuan menyampaikan informasi secara tepat, jelas, dan bertanggung jawab menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari tugas kepolisian.

Dalam sambutannya, Wakapolda Bali menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, kemampuan public speaking bukan lagi sekadar keterampilan pendukung, melainkan kompetensi utama yang harus dimiliki setiap anggota Polri. Cara personel berkomunikasi dengan masyarakat akan sangat memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Ia menekankan bahwa semangat “Every Single Police is a Public Relations Officer” harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota Polri. Artinya, setiap personel merupakan representasi institusi yang dituntut mampu menyampaikan informasi secara profesional, santun, humanis, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menurutnya, komunikasi yang efektif tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mampu meredam emosi masyarakat, menghindari kesalahpahaman, menyelesaikan persoalan secara persuasif, serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

“Melalui komunikasi yang baik, personel diharapkan mampu meredam emosi masyarakat, mencegah kesalahpahaman, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan secara persuasif, mengelola komunikasi di berbagai situasi, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas,” ujar Wakapolda Bali.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan juga menitikberatkan pada kemampuan berbicara di depan publik, teknik menghadapi media, penyampaian informasi yang efektif, hingga membangun citra positif institusi melalui komunikasi yang terbuka, transparan, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, Polda Bali berharap seluruh personel semakin siap menghadapi tantangan komunikasi di era digital yang penuh dinamika. Kemampuan menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan edukatif diharapkan mampu menangkal penyebaran hoaks, meningkatkan literasi informasi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Dengan peningkatan kompetensi komunikasi yang berkelanjutan, Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, profesional, modern, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250