Kuta – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti melakukan inspeksi lapangan terhadap pelaksanaan penataan kawasan pedestrian di sepanjang Pantai Kuta, Sabtu (4/7). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan wisata sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Bali di tingkat internasional.
Pada tahap pertama tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Badung memfokuskan pembangunan jalur pedestrian di sisi timur Jalan Pantai Kuta. Jalur pejalan kaki tersebut dirancang memiliki lebar sekitar 3,5 meter dan dilengkapi dengan penataan lanskap yang lebih tertata sehingga mampu menghadirkan ruang publik yang nyaman, aman, ramah bagi pejalan kaki, serta memperindah wajah kawasan wisata Pantai Kuta.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan pedestrian bukan sekadar pembangunan fisik berupa trotoar, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menciptakan kawasan wisata yang lebih berkualitas. Menurutnya, Pantai Kuta sebagai ikon pariwisata Bali harus terus ditata agar mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
Ia menjelaskan bahwa setelah pembangunan tahap pertama selesai, penataan pedestrian akan dilanjutkan hingga kawasan Padma di bagian utara. Dengan demikian, seluruh koridor Pantai Kuta nantinya akan terhubung melalui jalur pedestrian yang representatif sehingga memberikan kemudahan serta kenyamanan bagi wisatawan untuk menikmati kawasan pantai.
Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan program penataan kawasan Pantai Kuta memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan para pelaku usaha yang berada di sepanjang kawasan tersebut. Pemerintah akan melakukan penataan terhadap bangunan maupun pemanfaatan lahan yang berada di sempadan pantai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut bukan semata-mata bertujuan melakukan penertiban, melainkan menciptakan kawasan Pantai Kuta yang lebih tertib, indah, dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.
Selain pembangunan pedestrian, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyelaraskan program tersebut dengan penanganan abrasi pantai yang saat ini sedang berlangsung melalui pembangunan breakwater sebagai pengaman pantai. Setelah pekerjaan tersebut selesai, pemerintah akan melanjutkan dengan program penambahan pasir (beach nourishment) guna mengembalikan fungsi kawasan pesisir sekaligus menjaga keindahan Pantai Kuta.
Menurut Bupati, seluruh rangkaian penataan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperkuat kualitas destinasi wisata melalui pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kenyamanan wisatawan, peningkatan kualitas ruang publik, serta keberlanjutan lingkungan pesisir.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Badung juga merencanakan penataan pada sisi barat Jalan Pantai Kuta, termasuk kemungkinan pelebaran jalur pedestrian agar ruang bagi pejalan kaki menjadi lebih luas, aman, dan representatif. Dengan penataan kawasan yang semakin terintegrasi dan didukung infrastruktur yang memadai, diharapkan Pantai Kuta tetap menjadi destinasi wisata unggulan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Badung I Nyoman R. Karyasa, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Badung Putu Teddy Widnyana Putra, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Badung Kadek Edi Putrana.
( K.I )
Langsung ke konten







