BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Sekaa Teruna Teruni (STT) Sila Karmaning Dharma yang menaungi STT Sila Karma Banjar Baler Pasar dan STT Sila Dharma Banjar Tengah, Desa Adat Tegal, Desa Darmasaba, Minggu (26/7). Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan sekaligus dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2029 dari kedua organisasi kepemudaan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Badung Ni Luh Putu Sekarini, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel Desa Darmasaba IB. Surya Prabhawa Manuaba, Bendesa Desa Adat Tegal Ida Bagus Alit Sastra, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat dan krama setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas eksistensi STT Sila Karma dan STT Sila Dharma yang selama 48 tahun telah menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus berperan aktif dalam menjaga adat, tradisi, dan budaya Bali. Menurutnya, keberadaan Sekaa Teruna Teruni memiliki peran strategis karena menjadi bagian penting dalam keberlanjutan nilai-nilai budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Bupati menegaskan bahwa peringatan HUT STT bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah dan program yang lebih baik ke depan.
“STT adalah kekuatan utama generasi muda dalam menjaga budaya Bali tetap hidup. Tanpa budaya, pariwisata tidak akan berkembang, dan tanpa pariwisata tentu akan berdampak terhadap perekonomian daerah. Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga warisan budaya yang menjadi identitas Bali,” ujar Adi Arnawa.
Lebih lanjut, Bupati Badung mendorong para pengurus dan anggota STT agar mampu menghadirkan program-program inovatif yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial dan adat, tetapi juga mampu memberikan dampak produktif bagi masyarakat. Menurutnya, potensi desa dan kearifan lokal harus menjadi dasar dalam menyusun kegiatan kepemudaan agar mampu menjawab tantangan zaman.
Ia juga mengajak generasi muda untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga kegiatan STT tidak hanya menjadi ruang kreativitas, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat desa.
“Generasi muda harus mampu berpikir kreatif dan inovatif. Jangan hanya menjalankan kegiatan rutin, tetapi harus mampu melihat peluang yang ada di desa. Dengan memanfaatkan potensi lokal dan bekerja sama dengan UMKM, STT dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus tetap menjaga nilai budaya,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa juga memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Badung yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menyebutkan, berbagai program yang telah berjalan sebelumnya, termasuk bantuan sosial menjelang hari raya sebesar Rp2 juta, merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat. Ke depan, mulai tahun 2026, Pemkab Badung akan semakin memprioritaskan pembangunan manusia melalui peningkatan akses pendidikan dan pengembangan kualitas generasi muda.
Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan dengan menyiapkan kebijakan pendidikan SMA atau sederajat secara gratis mulai tahun 2026. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program beasiswa pendidikan tinggi bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak dari keluarga berpenghasilan di bawah Rp5 juta, anak petani, serta anak dengan nama Nyoman dan Ketut.
“ Saya tidak ingin masyarakat Badung hanya menjadi pekerja, tetapi harus mampu menjadi pemimpin di daerahnya sendiri. Karena itu, pendidikan menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berkualitas,” jelasnya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mempersiapkan generasi penerus yang memiliki kemampuan akademik, karakter kuat, serta tetap berpegang teguh pada adat dan budaya Bali.
Pada kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-48 STT Sila Karma dan STT Sila Dharma. Ia berharap kedua organisasi kepemudaan tersebut semakin solid, berkembang, dan terus menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam berkarya serta menjaga nilai-nilai budaya Bali.
Sementara itu, Ketua Panitia I Made Ryan Febriana menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah memberikan motivasi dan semangat baru bagi seluruh anggota STT serta masyarakat Desa Darmasaba untuk terus berkarya dan berkontribusi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan kepemudaan, pada akhir acara Bupati Badung menyerahkan bantuan masing-masing sebesar Rp20 juta kepada STT Sila Karma dan STT Sila Dharma. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai program organisasi serta memperkuat peran STT sebagai wadah kreativitas, kebersamaan, dan pelestarian budaya Bali.
Peringatan HUT ke-48 STT Sila Karmaning Dharma pun menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan generasi muda dalam membangun Badung yang maju, berbudaya, serta berkelanjutan.
( NDR )
Langsung ke konten







