Badung – Komitmen memperkuat keamanan dan keselamatan masyarakat terus dibangun melalui kolaborasi lintas lembaga. Hal tersebut terlihat saat jajaran pengurus Basis Keamanan dan Keselamatan Bali melaksanakan audiensi dengan Dinas Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Badung pada Senin, 18 Mei 2026.
Audiensi dipimpin langsung Ketua Umum Basis Keamanan dan Keselamatan Bali, I Dewa Gede Wisarjana, didampingi Sekretaris Jenderal Putu Sugiarta serta Ketua Bidang Hubungan Kemasyarakatan Sunantara Giri bersama sejumlah pengurus lainnya. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi di bidang keamanan, keselamatan, dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi keadaan darurat maupun kebakaran.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya membangun sinergi yang kuat antara organisasi masyarakat dengan instansi pemerintah demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Badung dan Bali secara umum.
Ketua Umum Basis Keamanan dan Keselamatan Bali, I Dewa Gede Wisarjana, menegaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Keamanan dan keselamatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi yang aktif dan sinergi nyata bersama Dinas Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Badung demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi kebakaran maupun situasi darurat menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat melalui kegiatan sosial, pelatihan, serta pembinaan di lapangan.
Sementara itu, pihak Dinas Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Badung menyambut positif audiensi tersebut. Mereka berharap hubungan komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program bersama, baik dalam bentuk edukasi keselamatan, simulasi penanganan kebakaran, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Dinas juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya budaya sadar keselamatan di lingkungan masyarakat. Dengan adanya dukungan organisasi masyarakat seperti Basis Keamanan dan Keselamatan Bali, diharapkan upaya pencegahan serta penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.
Melalui audiensi ini, kedua pihak berharap dapat membangun kerja sama yang berkelanjutan dan produktif demi meningkatkan kualitas keamanan, keselamatan, serta kesiapsiagaan masyarakat di Bali. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga keselamatan bersama di tengah dinamika dan tantangan sosial yang terus berkembang.
( dd99 )
Langsung ke konten







