banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Baliyoni Group Solution Day 2026 Dibuka, Sekda Dewa Indra Dorong IAPI Jadi Motor Penggerak Pembangunan Bali

Foto - Sekda Bali Dewa Made Indra Buka Baliyoni Group Solution Day 2026, Tegaskan Peran Strategis IAPI dalam Pembangunan Bali.

Denpasar – Semangat transformasi dan penguatan profesionalisme mewarnai pelaksanaan Baliyoni Group Solution Day 2026 yang digelar di The Meru Hotel, Selasa (5/5). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, , yang dalam arahannya menegaskan pentingnya peran strategis Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) sebagai kekuatan utama dalam mendorong pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Dewa Indra memberikan apresiasi atas terselenggaranya forum yang mempertemukan para insan pengadaan dari berbagai sektor tersebut. Menurutnya, Baliyoni Group Solution Day 2026 bukan sekadar ajang diskusi, tetapi menjadi ruang kolaboratif untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pengadaan barang dan jasa.

banner 728x250

“Pertemuan seperti ini sangat penting untuk membangun kompetensi dan profesionalisme. Dengan kapasitas yang kuat, kepercayaan diri para ahli pengadaan akan meningkat, sehingga profesi ini semakin diakui dan memiliki posisi strategis dalam sistem pembangunan,” ujarnya.

Mengusung tema “Strategi Berbasis Efisiensi dan Resiliensi pada Pengadaan Barang dan Jasa 2026”, kegiatan ini menyoroti urgensi transformasi digital dalam sistem pengadaan. Dewa Indra menegaskan bahwa era digital saat ini menuntut seluruh insan pengadaan untuk beradaptasi dengan cepat. Pemanfaatan teknologi seperti e-katalog dan berbagai platform digital lainnya menjadi kunci dalam menciptakan sistem kerja yang lebih efektif.

“Kita hidup di zaman serba digital. Hampir semua pekerjaan kini berbasis teknologi. Oleh karena itu, kemampuan digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Dengan sistem digital, pekerjaan menjadi lebih cepat, akurat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa transformasi dari sistem manual ke digital tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mampu meminimalisir risiko. Sistem digital memungkinkan proses pengadaan dilakukan tanpa batasan ruang dan waktu, sekaligus memperkuat pengawasan serta meningkatkan akuntabilitas publik. Hal ini menjadi langkah penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Selain aspek efisiensi, forum ini juga mengangkat pentingnya resiliensi atau ketahanan dalam sistem pengadaan. Dalam dinamika pembangunan yang terus berubah, kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit dari berbagai tantangan menjadi hal yang mutlak dimiliki oleh para pelaku pengadaan.

Melalui talkshow dan diskusi yang digelar, para peserta diajak untuk memahami bahwa pengadaan barang dan jasa tidak hanya sebatas proses administratif, melainkan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mempercepat pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dewa Indra menekankan bahwa ke depan, IAPI harus mampu mengambil posisi lebih luas sebagai mitra strategis pemerintah. Ia berharap organisasi profesi ini dapat menjadi motor penggerak yang memastikan proses pengadaan berjalan lebih luwes, transparan, dan tetap berlandaskan regulasi yang berlaku.

“Pengadaan tidak boleh lagi dipandang sebagai proses yang rumit dan lambat. Justru harus menjadi instrumen strategis yang mendukung percepatan pembangunan dan memberikan kepastian serta manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Melalui Baliyoni Group Solution Day 2026, diharapkan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) semakin solid dan profesional, serta mampu menjawab tantangan zaman. Dengan kolaborasi, inovasi, dan penguatan kapasitas, IAPI diyakini dapat menjadi pilar penting dalam mewujudkan pembangunan Bali yang maju, transparan, dan berdaya saing tinggi.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250