Denpasar – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanganan persoalan sampah berbasis masyarakat. Bersinergi dengan Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kabupaten Badung, GOW menggalakkan gerakan pemilahan dan pengolahan sampah organik rumah tangga sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako oleh Ketua GOW Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5).
Dalam sambutannya, Nyonya Yunita Alit Sucipta menyampaikan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga. Menurutnya, keterlibatan perempuan sangat penting karena memiliki peran besar dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan di keluarga maupun masyarakat.
Ia menjelaskan, penggunaan bag komposter menjadi salah satu solusi sederhana namun efektif untuk mengurangi volume sampah organik rumah tangga. Limbah dapur yang sebelumnya terbuang kini dapat diolah menjadi pupuk kompos yang memiliki nilai manfaat bagi tanaman dan lingkungan sekitar.
“Bag komposter merupakan sarana pengolahan sampah organik yang menjadi bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Badung. Hasil olahannya juga dapat dimanfaatkan sebagai kompos untuk pupuk,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yunita Alit Sucipta menegaskan bahwa kolaborasi antara GOW dan Wanita Islam Badung diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah. Ia juga mengajak seluruh anggota Wanita Islam untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengedukasi warga mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan berkelanjutan.
Gerakan ini dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Badung dalam menekan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan serius. Dengan pengolahan sampah organik secara mandiri, masyarakat tidak hanya membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi dan lingkungan dari hasil kompos yang dihasilkan.
Sementara itu, Wakil Ketua Wanita Islam Kabupaten Badung, Agus Linar Simamora, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan GOW Badung kepada organisasi perempuan tersebut. Ia memastikan seluruh anggota Wanita Islam siap mendukung program pengelolaan sampah rumah tangga dan melakukan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari GOW Badung. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengedukasi masyarakat agar disiplin memilah dan mengolah sampah dari rumah,” katanya.
Di sela kegiatan, Agus Linar juga menginformasikan bahwa kegiatan Idul Adha Wanita Islam dilaksanakan secara bergilir setiap tahun di kabupaten/kota se-Bali. Setelah tahun 2026 ini digelar di Kabupaten Tabanan, Wanita Islam Kabupaten Badung bersiap menjadi tuan rumah pada perayaan tahun depan sekaligus secara resmi mengundang Ketua GOW Badung untuk hadir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Bali Sri Widianingsih beserta anggota, Ketua PD Wanita Islam Kota Denpasar Eny Prasetyowati, perwakilan Kaur Perencanaan Desa Dalung, serta Kelihan Dinas Kwanji Gede Pasek Kawijaya.
( dd99 )
Langsung ke konten







