Badung – Bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kasa, Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan Karya Nyatur Rebah di Pura Lingga Bhuwana dan Pura Beji, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (29/6). Kegiatan yang sarat nilai spiritual tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I.B. Surya Suamba serta jajaran Pemerintah Kabupaten Badung.
Pelaksanaan Karya Nyatur Rebah berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk bhakti dan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala anugerah yang telah diberikan, sekaligus memohon keselamatan, kerahayuan, dan kelancaran dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Badung.
Karya yang akan nyejer selama tiga hari, mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026 tersebut dipuput oleh dua orang Sulinggih, yakni Ida Pedanda Gede Buruan dari Griya Pasraman Darmasaba selaku Sulinggih Siwa dan Ida Pedanda Gede Putra Dharma dari Griya Budha Purnawati Sidharta, Karang Embang, Gulingan, Mengwi selaku Sulinggih Budha.
Suasana upacara semakin semarak dan sakral dengan dipersembahkannya berbagai kesenian wali sebagai bagian tidak terpisahkan dari pelaksanaan yadnya. Di antaranya Tari Wali Topeng Sidakarya, Tari Wali Rejang Giri Putri, dan Tari Pendet yang dibawakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung. Penampilan tarian sakral tersebut merupakan bentuk ngayah atau pengabdian tulus kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus sebagai upaya pelestarian seni, adat, dan budaya Bali.
Turut hadir dalam persembahyangan bersama tersebut Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti beserta jajaran anggota DPRD Kabupaten Badung, Ketua dan pengurus organisasi kewanitaan, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pelaksanaan persembahyangan bersama dalam rangka Karya Nyatur Rebah memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya sebagai bentuk sradha dan bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga sebagai momentum memohon tuntunan, perlindungan, dan keselamatan agar seluruh program pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
“Kita bersama-sama memohon rahmat, petunjuk, dan perlindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan lancar, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadikan Kabupaten Badung senantiasa damai, aman, tertib, maju, dan sejahtera,” ujar Bupati Adi Arnawa.
Lebih lanjut, Bupati juga memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung yang senantiasa hadir dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan adat, agama, dan budaya. Menurutnya, peran aktif kaum perempuan, khususnya TP PKK, menjadi bagian penting dalam menjaga dan melestarikan tradisi yang merupakan identitas masyarakat Bali.
“Pelestarian adat dan budaya harus terus dijaga bersama. Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, tradisi dan nilai-nilai luhur budaya Bali harus tetap diwariskan kepada generasi muda sebagai penguat jati diri masyarakat Badung,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Karya Nyatur Rebah ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan semangat ngayah dapat terus tumbuh dan menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan yang harmonis, seimbang, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Badung.
( K.I )
Langsung ke konten







