banner 1080x250
banner 728x250
BUDAYA  

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Penampilan Arja Negak Pertuni Badung, Tegaskan Komitmen Wujudkan Seni Budaya yang Inklusif

Foto - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyaksikan sekaligus memberikan apresiasi kepada Pertuni Kabupaten Badung usai menampilkan Arja Negak sebagai Duta Kabupaten Badung pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Art Center Denpasar, Kamis (2/7).

Denpasar – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi atas penampilan memukau Arja Negak yang dibawakan oleh Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Badung sebagai Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Pertunjukan yang berlangsung di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Art Center Denpasar, Kamis (2/7), menjadi bukti bahwa seni budaya merupakan ruang yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas.

Bupati hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Badung, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Ketua Listibiya Kabupaten Badung, serta disaksikan ratusan pecinta seni yang memadati arena pertunjukan untuk memberikan dukungan kepada para seniman Pertuni Badung.

banner 728x250

Pada kesempatan tersebut, Pertuni Kabupaten Badung membawakan garapan Arja Negak berjudul “Putra Kusuma Bangsa”, yang mengisahkan perjuangan heroik Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui balutan seni pertunjukan tradisional Bali, kisah kepahlawanan tersebut disampaikan dengan penuh penghayatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan sekaligus pemuliaan terhadap roh para leluhur.

Usai menyaksikan pementasan, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa bangga atas semangat, dedikasi, dan kualitas artistik yang ditunjukkan para seniman disabilitas Pertuni Badung. Menurutnya, penampilan tersebut membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan karya seni yang berkualitas, bernilai estetika tinggi, serta mampu memukau masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa Pesta Kesenian Bali kini telah berkembang menjadi ruang publik yang semakin inklusif, memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pelaku seni tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik. Hal tersebut dinilai sejalan dengan semangat pelestarian seni budaya Bali yang menghargai keberagaman dan memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkarya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa kualitas penampilan Arja Negak Pertuni Badung sangat membanggakan. Bahkan menurutnya, apabila dinikmati tanpa melihat langsung para pemainnya, nuansa pertunjukan tersebut mampu menghadirkan kualitas pementasan layaknya seni Prembon yang sarat dengan kekuatan dramatik, vokal, serta penguasaan karakter.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Listibiya Kabupaten Badung akan terus memperkuat pembinaan, pendampingan, serta membuka lebih banyak ruang pertunjukan bagi para seniman penyandang disabilitas. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para seniman sekaligus memperluas kesempatan mereka untuk terus berkarya dan berprestasi.

Ke depan, Bupati berharap potensi seni yang dimiliki para penyandang disabilitas tidak hanya berkembang pada kesenian Arja Negak, tetapi juga mampu merambah berbagai cabang seni tradisional Bali lainnya. Dengan demikian, semangat inklusivitas dapat terus tumbuh seiring upaya pelestarian seni dan budaya Bali yang semakin kaya, beragam, dan berkelanjutan.

( K.I )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250