Jakarta – Kolonel Inf. Muhammad Benrieyadin Sjamsoeddin resmi mendapat promosi jabatan sebagai Komandan Korem (Danrem) 051/Wijayakarta di bawah jajaran Kodam Jaya. Penugasan tersebut sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier militernya karena ia akan menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI atau perwira tinggi bintang satu.
Promosi ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan TNI terhadap rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta pengalaman panjang yang dimiliki Muhammad Benrieyadin dalam berbagai penugasan strategis. Dengan jabatan baru tersebut, ia akan memimpin Korem 051/Wijayakarta yang memiliki peran penting dalam pembinaan teritorial, penguatan pertahanan wilayah, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah tugasnya.
Muhammad Benrieyadin merupakan putra Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin. Meski demikian, perjalanan karier militernya ditempuh melalui berbagai penugasan dan jenjang kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Sebelum dipercaya menjadi Danrem 051/Wijayakarta, Benrie telah mengemban sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon 32 Kopassus, salah satu satuan elite TNI AD yang memiliki kemampuan operasi khusus. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Komandan Brigade Infanteri 17/Kujang Kostrad, sebelum kemudian mengemban tugas sebagai Koordinator Staf Administrasi (Koorsmin) Panglima TNI.
Pengalaman memimpin satuan tempur elite hingga bertugas di lingkungan Markas Besar TNI menjadi modal penting dalam mengemban amanah sebagai komandan satuan kewilayahan. Kombinasi pengalaman operasional, pembinaan personel, dan tugas staf dinilai menjadi bekal untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Dari sisi pendidikan militer, Muhammad Benrieyadin merupakan lulusan Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK) TNI angkatan tahun 2004. Jalur tersebut menunjukkan bahwa dirinya bukan berasal dari Akademi Militer (Akmil), namun berhasil meniti karier hingga mencapai jajaran perwira tinggi melalui prestasi, dedikasi, dan profesionalisme selama bertugas.
Selain pendidikan dasar kemiliteran, Benrie juga terus meningkatkan kompetensinya melalui berbagai pendidikan lanjutan. Saat ini ia masih mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI di Bandung, sebagai bagian dari pembentukan calon pemimpin strategis di lingkungan TNI.
Tak hanya menempuh pendidikan di dalam negeri, ia juga pernah mengikuti program pendidikan di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Singapura, salah satu lembaga pendidikan dan kajian strategis terkemuka di kawasan Asia yang dikenal banyak melahirkan pemimpin militer dan pakar pertahanan dari berbagai negara.
Promosi Muhammad Benrieyadin menjadi Brigadir Jenderal TNI sekaligus Danrem 051/Wijayakarta diharapkan semakin memperkuat peran TNI dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan pembinaan teritorial, serta mendukung berbagai program strategis pertahanan negara. Amanah tersebut juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI dengan menghadirkan perwira tinggi yang memiliki pengalaman lapangan, kemampuan manajerial, serta wawasan strategis dalam menghadapi dinamika tantangan pertahanan nasional.
( dd99 )
Langsung ke konten







