banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Pemkab Bandung Studi Tiru ke Badung, Bupati Adi Arnawa Paparkan Strategi Optimalisasi PAD Melalui Sistem Web Service

Foto - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja dan studi tiru Pemerintah Kabupaten Bandung di Puspem Badung.

Badung – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan kerja dan studi tiru Pemerintah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, terkait kebijakan serta strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan teknologi digital. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Bupati, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (14/7), difokuskan pada penerapan sistem Web Service yang dikembangkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung sebagai salah satu inovasi dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Bandung dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Petty Permanawati, serta jajaran kepala perangkat daerah dari kedua pemerintah kabupaten yang membidangi pendapatan, keuangan, dan teknologi informasi.

banner 728x250

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, keberhasilan meningkatkan PAD tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem yang digunakan, tetapi juga harus didukung oleh integritas, profesionalisme, dan komitmen aparatur dalam menjalankan tugasnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan mentalitas aparatur menjadi faktor utama dalam menutup berbagai potensi kebocoran penerimaan pajak daerah. Dengan sistem yang baik serta didukung sumber daya manusia yang berintegritas, pengawasan terhadap pelaporan pajak dapat dilakukan secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Sebagai bagian dari transformasi digital di bidang perpajakan, Pemerintah Kabupaten Badung kini mendorong peralihan sistem dari penggunaan Tapping Box menuju penerapan Web Service yang terintegrasi langsung dengan sistem transaksi milik wajib pajak maupun pihak ketiga. Sistem tersebut dinilai lebih efektif karena memungkinkan data transaksi tercatat secara otomatis dan terhubung dengan sistem pemerintah, sehingga meminimalkan peluang manipulasi data serta meningkatkan akurasi pelaporan pajak.

Bupati Adi Arnawa juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung saat ini tengah menjajaki kerja sama strategis dengan berbagai platform digital global, seperti Airbnb dan Traveloka, guna memperkuat validasi data sektor pariwisata. Melalui kerja sama tersebut, pemerintah diharapkan memperoleh data agregat mengenai aktivitas pemesanan akomodasi dan kunjungan wisatawan yang masuk ke wilayah Badung.

Menurutnya, data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan pencocokan oleh tim penetapan dan verifikasi lapangan dalam melakukan audit terhadap wajib pajak. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, pemerintah akan lebih mudah mendeteksi apabila terdapat ketidaksesuaian antara laporan wajib pajak dengan data transaksi yang sebenarnya, sehingga langkah pengawasan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Pemerintah Kabupaten Badung optimistis penerapan sistem digital tersebut tidak hanya meningkatkan efektivitas pengawasan, tetapi juga memberikan efek psikologis yang positif kepada para wajib pajak agar semakin jujur, tertib, dan patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Melalui inovasi tersebut, Badung menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah secara berkelanjutan sebagai salah satu penopang utama pembangunan daerah.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kunjungan kerja dan studi tiru ke Kabupaten Badung dilakukan untuk mempelajari secara langsung berbagai kebijakan serta strategi yang telah diterapkan dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah, khususnya melalui pemanfaatan aplikasi Web Service yang dikembangkan Bapenda Kabupaten Badung.

Ia menilai Kabupaten Bandung memiliki potensi pajak yang sangat besar, namun masih memerlukan berbagai inovasi agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, pengalaman Kabupaten Badung dalam mengembangkan sistem perpajakan berbasis teknologi diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan PAD di masa mendatang.

Melalui kunjungan kerja ini, kedua pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sinergi, saling bertukar pengalaman, serta mengembangkan berbagai inovasi dalam tata kelola pendapatan daerah yang modern, transparan, dan akuntabel guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

( K.I )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250