Jakarta – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi bagi Aparatur Desa se-Kabupaten Badung yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat (17/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa agar mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Bimtek tersebut mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Tata Kelola Pemerintahan, Pengelolaan Keuangan Desa, Perencanaan Pembangunan Desa, Pemanfaatan Aplikasi SISKEUDES, dan Pelayanan Publik.” Melalui kegiatan ini, para aparatur desa dibekali pemahaman mengenai pengelolaan keuangan desa berbasis digital, penyusunan perencanaan pembangunan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik yang efektif dan akuntabel.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung Komang Budhi Argawa, para camat, perbekel, serta perangkat desa dari seluruh Kabupaten Badung.
Dalam arahannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti bimbingan teknis harus mampu diterapkan secara nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Menurutnya, aparatur desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat sehingga dituntut bekerja secara profesional, berintegritas, serta mampu menjaga kepercayaan publik.
Selain menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih, Bupati juga mengajak pemerintah desa mulai memberikan perhatian lebih terhadap pelestarian lingkungan. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah mengalokasikan sebagian anggaran desa untuk program penghijauan melalui penanaman pohon perindang di sepanjang ruas jalan desa.
Menurutnya, upaya tersebut merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam menciptakan lingkungan yang lebih asri, meningkatkan kualitas udara, maupun memperkuat ketahanan lingkungan di masa depan.
“Bagaimana mewujudkan aparatur desa yang baik dan menjadi teladan sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat. Anggaran desa yang cukup besar hendaknya juga dimanfaatkan untuk kepentingan lingkungan. Mulailah menanam pohon perindang di sepanjang jalan desa sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujar Bupati.
Bupati Adi Arnawa juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus mendukung desa-desa yang memiliki program inovatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan keuangan khusus (BKK) akan diarahkan untuk mendukung berbagai program pembangunan desa yang benar-benar berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ia mendorong seluruh pemerintah desa agar tidak ragu mengajukan berbagai program kreatif dan inovatif yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan Kabupaten Badung.
Selain itu, Bupati meminta seluruh aparatur desa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah kabupaten, melainkan memerlukan sinergi yang kuat bersama pemerintah desa sebagai garda terdepan pelayanan publik.
Bupati juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat dibangun melalui keteladanan, integritas, serta pelayanan yang cepat, ramah, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, seluruh aparatur desa diharapkan mampu menjadi contoh yang baik dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Menutup arahannya, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh perbekel beserta perangkat desa untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program pembangunan Kabupaten Badung, termasuk pelaksanaan visi dan misi pasangan Bupati dan Wakil Bupati melalui Sapta Kriya Adi Cipta, sangat bergantung pada dukungan dan kerja sama seluruh aparatur desa.
“Mari kita bersama-sama membangun aparatur yang bersih, profesional, dan berintegritas. Saya ingin terus menjalin kedekatan dengan seluruh aparatur desa, karena keberhasilan program pembangunan Kabupaten Badung tidak mungkin dicapai tanpa dukungan penuh dari pemerintah desa beserta seluruh perangkatnya,” pungkas Bupati.
Melalui penyelenggaraan bimbingan teknis ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap kualitas tata kelola pemerintahan desa semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
( K.I )
Langsung ke konten







