banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Krama Desa Adat Jimbaran Gelar Ngaben dan Nyekah Massal, Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Rp1,4 Miliar

Foto - Bupati Adi Arnawa menyerahkan hibah Rp1,4 miliar kepada Manggala Prawartaka.

BADUNG – Krama Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, menggelar Upacara Pitra Yadnya (Ngaben) Sawa Pranawa Madya, Metatah dan Nyekah Massal VII Tahun 2026, Selasa (1/9). Kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan setiap tiga tahun sekali ini menjadi momentum penting dalam menjaga tradisi, memperkuat kebersamaan, serta melestarikan adat dan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Pelaksanaan karya massal ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung sebagai bentuk komitmen dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui bantuan dana hibah sebesar Rp1,4 miliar lebih yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa kepada Manggala Prawartaka.

banner 728x250

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi krama dalam melaksanakan kewajiban yadnya. Pelaksanaan upacara secara massal juga menjadi bagian dari semangat gotong royong dan menyama braya yang telah menjadi nilai penting dalam kehidupan masyarakat Desa Adat Jimbaran.

Foto – Bupati Adi Arnawa menyerahkan hibah Rp1,4 miliar kepada Manggala Prawartaka.

Dalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong krama Desa Adat Jimbaran dalam melaksanakan Karya Pitra Yadnya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Badung saya sangat mengapresiasi semangat krama yang telah bersatu dan bergotong royong dalam melaksanakan Karya Pitra Yadnya ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan Rahayu,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan semangat menyama braya. Menurutnya, pelaksanaan Pitra Yadnya tidak hanya menjadi bentuk bakti kepada leluhur, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga adat dan budaya Bali agar tetap lestari.

“Melalui kegiatan seperti ini, selain sebagai bentuk bakti kepada leluhur, kita juga secara tidak langsung ikut menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur. Pemkab Badung akan selalu mendukung berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan di masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Manggala Prawartaka I Made Kariasa melaporkan, rangkaian upacara telah berlangsung secara bertahap mulai dari Atur Piuning hingga upakara Ngaskara. Puncak upacara Nyekah dan Memukur dijadwalkan berlangsung pada 3 September 2026.

Karya massal tahun ini diikuti 113 sawa Ngaben Gede, 169 sawa Nyekah, 18 Ngelungah, 42 Ngelangkir, serta 55 peserta Metatah. Seluruh rangkaian upacara dipuput oleh Ida Pedanda Made Pemaron, Ida Pedanda Istri Simpangan Manuaba, serta Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Pancering Bhuana.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa juga mengingatkan pentingnya sektor pariwisata bagi Kabupaten Badung yang menjadi salah satu sumber utama PAD. Pemkab Badung terus melakukan pembangunan ruas jalan baru untuk mengatasi kemacetan serta melakukan penataan kawasan Pantai Kuta guna meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Bali I Wayan Disel Astawa, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung Made Sudira, unsur Tripika Kuta Selatan, Lurah Jimbaran, dan Bendesa Adat Jimbaran.

( NDR )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250