banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Krama Desa Adat Mengwitani Gelar Karya Yadnya Massal, Bupati Adi Arnawa Hadir sebagai Upasaksi

Foto - Bupati Adi Arnawa mengikuti prosesi Karya Yadnya Massal Desa Adat Mengwitani.

BADUNG – Krama Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, menggelar rangkaian Karya Yadnya Massal, Selasa (1/9). Kegiatan keagamaan yang dipusatkan di Jaba Sisi Pura Dalem Brerong, Desa Adat Mengwitani, tersebut meliputi Karya Sawa, Atma Wedana, Mapetik, Menek Kelih, Metatah hingga Sanan Empeg.

Pelaksanaan karya massal ini menjadi momentum penting bagi krama Desa Adat Mengwitani dalam menjalankan kewajiban keagamaan sekaligus memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan dan menyama braya. Di tengah perkembangan zaman dan modernisasi, pelaksanaan yadnya secara bersama-sama juga menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga kelestarian adat, agama, seni dan budaya Bali.

banner 728x250

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir langsung sebagai upasaksi sekaligus mengikuti prosesi ngias sangga. Kehadiran Bupati menjadi bentuk dukungan dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam membantu meringankan beban ekonomi krama dalam melaksanakan kewajiban yadnya.

Foto – Bupati Adi Arnawa mengikuti prosesi Karya Yadnya Massal Desa Adat Mengwitani.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa pelaksanaan karya tersebut merupakan bukti nyata bakti krama Desa Adat Mengwitani kepada para leluhur. Ia berharap seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar serta memberikan kedamaian dan kerahayuan bagi masyarakat.

“Semoga dengan pelaksanaan karya ini, leluhur kita yang sudah meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Esa/Ida Hyang Widhi Wasa,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah ditunjukkan krama dapat terus dipertahankan. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga keharmonisan serta kedamaian di wilayah Desa Adat Mengwitani.

“Astungkara dengan karya ini juga meningkatkan semangat persatuan dan gotong royong antar-krama serta memberikan keselamatan dan kerahayuan untuk Desa Adat Mengwitani. Semoga pelaksanaan karya ini berjalan lancar dan sukses,” harapnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Mengwitani I Putu Wendra menjelaskan bahwa rangkaian karya telah dimulai sejak 21 Agustus 2026 dan puncak upacara dijadwalkan berlangsung pada 3 September 2026. Berdasarkan awig-awig atau aturan adat yang berlaku di Desa Adat Mengwitani, karya massal tersebut dilaksanakan secara berkala setiap lima tahun sekali, atau dalam siklus besar setiap 30 tahun sekali.

Menurut Putu Wendra, pelaksanaan karya massal ini tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkrama. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi antara masyarakat Desa Adat Mengwitani dan Pemerintah Kabupaten Badung yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan upacara suci tersebut.

Untuk Karya Sawa dan Atma Wedana, rangkaian upacara kali ini diawali dengan Pengabenan sebanyak 2 sawa, Penglungahan sebanyak 59 sawa, serta Penyekahan sebanyak 102 sawa. Sementara untuk rangkaian Manusia Yadnya, tercatat 57 peserta Mesangih atau Metatah, 15 peserta Menek Kelih, 76 peserta Mepetik, serta 2 peserta prosesi Sanan Empeg.

Putu Wendra menjelaskan, prosesi Sanan Empeg memiliki makna dan peruntukan khusus dalam tradisi masyarakat setempat. “Perlu saya jelaskan, prosesi Sanan Empeg itu diperuntukkan kepada seseorang yang ditinggal meninggal oleh kakak dan adik,” jelasnya.

Dengan dilaksanakannya berbagai rangkaian yadnya secara massal, krama Desa Adat Mengwitani menunjukkan kuatnya tradisi gotong royong dalam kehidupan masyarakat. Karya ini sekaligus menjadi ruang untuk meneruskan nilai-nilai adat dan agama kepada generasi penerus agar tetap terjaga dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Turut hadir jajaran Forkopimda Badung, Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Rai Wirata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta unsur Tripika Kecamatan, Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung IB. Gede Widnyana, jajaran MDA Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwitani I Nyoman Suardana beserta perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

( NDR )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250