banner 1080x250
banner 728x250
BUDAYA  

Dukung Kesenian Inklusif, K3S Badung Fasilitasi Sekaa Arja Tuna Netra Tampil di PKB

Foto - Bawa Nama Badung di PKB, Sekaa Arja Tuna Netra Terima Dukungan K3S.

Badung – Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pelestarian budaya yang inklusif kembali ditunjukkan melalui perhatian kepada para seniman penyandang disabilitas. Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, memberikan dukungan moril dan materiil kepada Sekaa Arja Duduk Tuna Netra Kabupaten Badung yang akan mewakili daerahnya dalam ajang bergengsi Pesta Kesenian Bali (PKB).

Dukungan tersebut diberikan saat kunjungan ke Sekretariat DPC Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Badung di Kecamatan Abiansemal, Minggu (31/5). Dalam kesempatan itu, K3S Badung menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta dana operasional sebesar Rp10 juta guna menunjang persiapan latihan dan kebutuhan kelompok seni tersebut menjelang tampil di panggung PKB.

banner 728x250

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Plt. Camat Abiansemal, perwakilan Yayasan Bunga Bali, serta tim Gerakan Badung Peduli yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di hadapan para anggota Sekaa Arja Duduk Tuna Netra, Nyonya Rasniathi menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi yang tinggi atas semangat dan dedikasi para seniman dalam melestarikan seni budaya Bali. Menurutnya, keterbatasan fisik tidak pernah menjadi penghalang bagi seseorang untuk berkarya, berprestasi, maupun memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian budaya daerah.

“Saya sangat terharu dan bangga melihat semangat Bapak-Ibu sekalian. Apa yang dilakukan bukan hanya sekadar berkesenian, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa dengan tekad, semangat, dan kemauan yang kuat, segala tantangan dapat dilalui. Arja bukan hanya hiburan, tetapi warisan budaya Bali yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan Sekaa Arja Duduk Tuna Netra merupakan bukti nyata bahwa seni dan budaya adalah milik semua kalangan tanpa terkecuali. Para seniman tuna netra telah menunjukkan bahwa keterbatasan penglihatan tidak mengurangi kemampuan mereka dalam mengekspresikan seni dan mempertahankan tradisi leluhur.

Menurutnya, dukungan yang diberikan K3S Badung merupakan bentuk kepedulian dan komitmen untuk memastikan para seniman dapat mempersiapkan diri dengan baik menghadapi penampilan di tingkat provinsi. Selain membawa nama Kabupaten Badung, keikutsertaan mereka juga menjadi simbol kuat tentang pentingnya kesetaraan kesempatan dan inklusi sosial dalam kehidupan masyarakat.

“Kami berharap Bapak-Ibu dapat tampil dengan penuh percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik, dan membuktikan bahwa Sekaa Arja Duduk Tuna Netra Kabupaten Badung memiliki kualitas seni yang luar biasa. Kehadiran di PKB nanti bukan hanya mewakili Badung, tetapi juga membawa pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berprestasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PERTUNI Kabupaten Badung, Anak Agung Mayun, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh K3S Badung beserta seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan kegiatan seni bagi penyandang tuna netra.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi suntikan semangat yang sangat berarti bagi seluruh anggota sekaa dalam mempersiapkan penampilan terbaik di ajang PKB. Ia mengaku para anggota terus berlatih secara rutin untuk menyuguhkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas seni yang dimiliki para penyandang disabilitas.

“Dukungan ini sangat berarti bagi kami. Selain membantu kebutuhan operasional, perhatian yang diberikan juga menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota untuk terus berkarya dan tampil maksimal. Kami berkomitmen memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Badung di ajang PKB,” ungkapnya.

Melalui dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung bersama K3S kembali menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat yang inklusif, di mana setiap warga memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Bali. Kehadiran Sekaa Arja Duduk Tuna Netra di panggung PKB nantinya diharapkan menjadi inspirasi bahwa semangat, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya mampu melampaui segala keterbatasan.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250