banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

FKUB dan GOW Badung Perkuat Toleransi Berbasis Keluarga dan Komunitas

Foto - Ketua FKUB Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua GOW Badung Putu Yunita Oktarini menandatangani Perjanjian Kerja Sama penguatan toleransi antarumat beragama di Puspem Badung.

BADUNG – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung menggandeng Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung sebagai agen kerukunan untuk memperkuat toleransi antarumat beragama berbasis keluarga dan komunitas. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ketua FKUB Badung Bagus Alit Sucipta dan Ketua GOW Badung Putu Yunita Oktarini di Ruang Pertemuan Wakil Bupati, Puspem Badung, Senin (31/8).

Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua FKUB Badung, Bagus Alit Sucipta, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas penguatan kerukunan dari tingkat lembaga hingga keluarga. Melalui PKS tersebut, GOW ditetapkan sebagai agen penggerak kerukunan yang aktif mengedukasi masyarakat melalui sosialisasi, pembinaan toleransi di tingkat keluarga, serta penguatan kapasitas organisasi perempuan.

banner 728x250

“GOW memiliki posisi strategis karena menghimpun berbagai organisasi perempuan di Badung, termasuk yang berlatar belakang keagamaan beragam. Tujuannya bersama-sama menyebarkan kedamaian dan toleransi,” sebut Wabup Badung.

Foto – Ketua FKUB Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua GOW Badung Putu Yunita Oktarini menandatangani Perjanjian Kerja Sama penguatan toleransi antarumat beragama di Puspem Badung.

Bagus Alit Sucipta menegaskan bahwa nilai kerukunan harus diterjemahkan dalam praktik sosial sehari-hari. Komunikasi lintas agama juga dinilai penting untuk mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.

Menurutnya, kerukunan tidak cukup hanya dibangun pada tingkat pemangku kebijakan, tetapi harus diterapkan hingga tingkat bawah. Koordinasi dan komunikasi antarumat beragama yang terjalin dengan baik dinilai mampu meredam potensi gesekan, terutama ketika pelaksanaan kegiatan keagamaan berlangsung berdekatan.

Wabup juga mendorong komunikasi rutin antara FKUB, majelis agama, Kesbangpol, dan GOW. Menurutnya, kerukunan masyarakat memiliki kaitan erat dengan stabilitas sosial serta keberlanjutan pembangunan dan pariwisata di Kabupaten Badung.

Sementara itu, Ketua GOW Badung, Putu Yunita Oktarini, menyambut baik mandat tersebut dan menyatakan kesiapan GOW memanfaatkan jejaring organisasi perempuan untuk memperkuat edukasi toleransi, termasuk kepada generasi muda.

“Ini merupakan tugas mulia bagi kami. Kami siap memberikan edukasi, baik itu sesama perempuan, sesama organisasi wanita di internal kami, hingga mengedukasi anak-anak muda. Kami ingin bagaimana menciptakan kerukunan, toleransi, indahnya keberagaman,” ujarnya.

Kolaborasi FKUB dan GOW Kabupaten Badung diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dan komunitas sebagai fondasi dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta keberagaman di tengah masyarakat Kabupaten Badung.

( NDR )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250