banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Pemkab Badung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya, Wujud Nyata Komitmen Perkuat Karier ASN Berbasis Merit

Foto - Pemkab Badung Raih Penghargaan BKN atas Implementasi Kebijakan Pro Karier ASN.

Badung – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang reformasi birokrasi dan pengelolaan sumber daya aparatur. Atas komitmen, dedikasi, serta keberhasilannya dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis di bidang kepegawaian, Kabupaten Badung berhasil meraih Piagam Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dari Kepala Kantor Regional X BKN Satya Pratama dalam acara penyerahan piagam dan audiensi yang berlangsung di Ruang Nayaka Gosana I, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (23/6).

banner 728x250

Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Kantor Regional X BKN, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Kepala BKPSDM Kabupaten Badung I Wayan Putra Yadnya beserta jajaran terkait.

Piagam Adhi Manawa Nugraha Madya merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari BKN kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mengimplementasikan kebijakan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional, inovatif, dan berbasis sistem merit. Penghargaan ini juga menjadi bagian dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Pemerintah Kabupaten Badung dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi dan terobosan dalam pengelolaan manajemen ASN yang tidak hanya mengedepankan profesionalisme dan transparansi, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Menanggapi capaian tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung yang telah bekerja secara kolektif dan berkesinambungan dalam mendukung reformasi birokrasi serta penguatan manajemen ASN.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi seluruh perangkat daerah, khususnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola ASN yang profesional, adaptif, inovatif, dan berintegritas.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung, terutama BKPSDM, untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Kepegawaian Negara, khususnya Kantor Regional X BKN, atas pembinaan, pendampingan, serta dukungan berkelanjutan yang selama ini diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperkuat sistem manajemen ASN.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi dan semangat bagi Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus melakukan pembenahan dalam tata kelola kepegawaian agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah pendorong untuk terus melakukan transformasi birokrasi secara berkelanjutan. Pemkab Badung berkomitmen memperkuat sistem merit, mengembangkan manajemen talenta, mempercepat transformasi digital kepegawaian, serta meningkatkan kompetensi ASN dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks dan dinamis.

“ASN merupakan aset strategis daerah. Oleh karena itu, pengelolaan karier ASN harus dilakukan secara objektif, transparan, dan berkeadilan. Kami akan terus mendorong pengembangan kompetensi serta memberikan ruang karier yang terbuka sehingga ASN di Kabupaten Badung mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional X BKN Satya Pratama menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 BKN sekaligus bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menerapkan sistem manajemen ASN secara profesional, inovatif, dan berbasis merit.

Menurutnya, transformasi manajemen ASN tidak akan berjalan optimal tanpa adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah, khususnya dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan yang mendukung pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan ASN.

Ia menilai Kabupaten Badung menjadi salah satu daerah yang mampu menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam praktik manajemen ASN yang inovatif dan berdampak nyata. Bahkan, berbagai inovasi yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi praktik baik (best practice) bagi pemerintah daerah lainnya, khususnya di wilayah kerja Kantor Regional X BKN.

Adapun 12 kebijakan pro karier ASN yang telah diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Badung meliputi kemudahan pencantuman gelar akademik dan gelar profesi, peningkatan pelaksanaan uji kompetensi, kenaikan pangkat melampaui atasan, percepatan layanan kepegawaian dengan standar pelayanan lima hari kerja, penguatan independensi seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), penerapan manajemen talenta, pelaksanaan 12 periode kenaikan pangkat dalam setahun, otomatisasi layanan kenaikan pangkat dan pensiun, implementasi e-Kinerja harian, pengembangan Document Management System (DMS), serta pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).

Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas demi mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

( K.I )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250