banner 1080x250
banner 728x250

Putra Bali Pimpin Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Putra Widiastawa Resmi Terima Tongkat Komando

Foto - Putra Daerah Bali Pimpin Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Putra Widiastawa Resmi Jadi Pangdam.

DENPASAR – Tongkat komando Kodam IX/Udayana memasuki babak kepemimpinan baru. Mayjen TNI Putra Widiastawa dipercaya mengemban amanah sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, menggantikan Mayjen TNI Piek Budyakto yang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Pangdam V/Brawijaya.

Penunjukan Mayjen TNI Putra Widiastawa memiliki makna tersendiri bagi Bali. Perwira tinggi TNI Angkatan Darat tersebut merupakan putra daerah kelahiran Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, 3 April 1971. Kini, setelah menempuh perjalanan panjang dalam pengabdian dan berbagai penugasan militer, ia kembali ke tanah kelahirannya dengan tanggung jawab besar memimpin Kodam IX/Udayana.

banner 728x250

Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD dalam rangka pembinaan personel, regenerasi kepemimpinan, sekaligus peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas pertahanan negara.

Mutasi dan rotasi jabatan itu tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep: 1236/X/2026 tanggal 1 Oktober 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Rotasi menjadi bagian dari penyegaran organisasi serta penempatan perwira tinggi sesuai kebutuhan organisasi dan perkembangan tantangan tugas.

Serah terima jabatan sejumlah Pangdam dilaksanakan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (16/10/2026), dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Momentum tersebut sekaligus menandai kesinambungan regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI AD. Pergantian pimpinan bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menjaga kesinambungan program, meningkatkan kesiapan satuan, membangun profesionalisme prajurit, dan menjawab dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.

Dari Singaraja, Meniti Karier Hingga Menjadi Pangdam

Mayjen TNI Putra Widiastawa merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1995. Ia mengawali perjalanan pengabdiannya melalui kecabangan Infanteri dan ditempa dalam lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Karier militernya kemudian berkembang melalui berbagai pendidikan, operasi, penugasan teritorial, staf hingga jabatan komando. Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal sebelum dirinya dipercaya memegang tongkat komando Kodam IX/Udayana.

Dalam bidang pendidikan, Mayjen TNI Putra Widiastawa telah mengikuti berbagai jenjang pengembangan militer, mulai dari pendidikan kecabangan Infanteri, Suslapa Infanteri, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2009, Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2018, hingga pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2024.

Rangkaian pendidikan tersebut melengkapi pengalaman lapangan yang diperolehnya sepanjang perjalanan karier sebagai prajurit TNI AD.

Ia tercatat pernah menjalani sejumlah penugasan operasi, antara lain Operasi Timor Timur pada 1998, pengamanan wilayah Ambon pada 2000, operasi di Aceh pada 2002, Operasi Pengamanan Perbatasan RI–Papua pada 2015, hingga Operasi Tinombala di Poso pada 2016.

Pengalaman dari berbagai wilayah dengan karakteristik dan tantangan keamanan yang berbeda memberikan bekal penting dalam memahami tugas pertahanan, dinamika teritorial, kepemimpinan lapangan serta pentingnya profesionalisme prajurit.

Pengalaman Panjang di Jabatan Strategis

Mayjen TNI Putra Widiastawa juga pernah menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan TNI AD.

Ia pernah dipercaya sebagai Danyonif Linud 328 Kostrad, Dandim 0911/Nunukan, Danbrigif 22/Ota Manasa, Asops Kasdam XII/Tanjungpura, Wadan Rindam XIII/Merdeka, Kapusdalops, hingga Staf Khusus Kasad.

Sebelum dipercaya menjadi Pangdam IX/Udayana, Putra Widiastawa menjabat sebagai Inspektur Komando Pasukan Khusus (Ir Kopassus), jabatan yang diembannya sejak 15 Agustus 2025.

Dalam perjalanan pengabdiannya, ia juga memperoleh sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Satyalancana Seroja, Satyalancana GOM VIII/Dharma Phala, Satyalancana GOM IX/Raksaka Dharma, Satyalancana PBB/UN Medal, Satyalancana Wira Dharma, serta sejumlah tanda kehormatan lainnya.

Kini perjalanan panjang tersebut membawanya kembali ke Bali, bukan hanya sebagai seorang putra daerah, tetapi sebagai Pangdam IX/Udayana dengan tanggung jawab kepemimpinan yang besar.

Harapan Besar di Bawah Kepemimpinan Baru

Kehadiran Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Pangdam IX/Udayana diharapkan mampu melanjutkan program-program strategis yang telah berjalan sekaligus memperkuat profesionalisme prajurit dan kesiapan satuan.

Sinergi Kodam IX/Udayana dengan pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh komponen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung stabilitas wilayah.

Sebagai wilayah yang memiliki posisi strategis sekaligus menjadi salah satu pusat pariwisata internasional, Bali membutuhkan stabilitas keamanan yang terjaga. Dalam konteks tersebut, Kodam IX/Udayana mempunyai peran strategis sesuai tugas dan kewenangannya, termasuk membangun komunikasi dan kemanunggalan dengan masyarakat.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution dalam keterangannya menyampaikan bahwa penunjukan Mayjen TNI Putra Widiastawa merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan TNI AD.

“Sebagai putra daerah Bali yang lahir di Singaraja, Mayjen TNI Putra Widiastawa diharapkan dapat melanjutkan kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat pelaksanaan tugas Kodam IX/Udayana. Dengan pengalaman penugasan dan kepemimpinan yang dimiliki, beliau diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme prajurit, memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa, serta terus menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Bali,” ungkapnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Piek Budyakto melanjutkan pengabdiannya dengan penugasan baru sebagai Pangdam V/Brawijaya. Peralihan tersebut merupakan bagian dari kesinambungan pembinaan karier perwira tinggi TNI AD serta kebutuhan organisasi di berbagai wilayah.

Pergantian tongkat komando Kodam IX/Udayana pun membuka lembaran kepemimpinan baru. Bagi Mayjen TNI Putra Widiastawa, amanah tersebut memiliki dimensi yang istimewa: setelah perjalanan panjang mengabdi di berbagai medan dan satuan, kini ia dipercaya memimpin komando kewilayahan yang menaungi tanah kelahirannya.

Dari Singaraja, menempuh pendidikan militer, menjalani berbagai operasi dan jabatan strategis, hingga akhirnya menyandang pangkat Mayor Jenderal dan dipercaya menjadi Pangdam IX/Udayana.

Di bawah kepemimpinan baru, Kodam IX/Udayana diharapkan terus tumbuh sebagai satuan yang profesional, responsif dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tongkat komando telah beralih. Babak baru kepemimpinan Kodam IX/Udayana dimulai, dan seorang putra Bali kini mendapat amanah untuk memimpin serta mengabdi di tanah kelahirannya.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250