banner 1080x250
banner 728x250

Rekam Jejak AKBP Damus Asa, dari Reserse hingga Dipercaya Pimpin Polres Ponorogo

Foto - Alumni Akpol 2006, AKBP Damus Asa Jabat Kapolres Ponorogo.

PONOROGO – Perjalanan karier AKBP Damus Asa memasuki babak baru. Perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 tersebut kembali mendapat kepercayaan menduduki jabatan strategis sebagai Kapolres Ponorogo, Polda Jawa Timur.

AKBP Damus Asa dipercaya menggantikan AKBP Andin Wisnu Sudibyo yang mendapat penugasan baru sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri.

banner 728x250

Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Pergantian pucuk pimpinan Polres Ponorogo menjadi bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, sekaligus penyegaran kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Bagi AKBP Damus Asa, penugasan di Ponorogo sekaligus menandai kembalinya dirinya ke Jawa Timur setelah sebelumnya dipercaya memimpin Polres Gunungkidul, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lulusan Akpol 2006, Karier Dimulai dari Sleman

AKBP Damus Asa merupakan perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2006. Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian, perjalanan pengabdiannya dimulai di wilayah Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di Polres Sleman.

Dari sinilah perjalanan panjangnya sebagai anggota Polri mulai terbentuk. Berbagai penugasan yang dijalani memberikan pengalaman dalam menghadapi dinamika keamanan masyarakat, penegakan hukum hingga pengelolaan operasional kepolisian.

Kariernya kemudian membawa Damus Asa bertugas ke berbagai daerah dengan karakteristik keamanan yang berbeda.

Meniti Karier di Kalimantan Timur

Salah satu fase penting perjalanan karier AKBP Damus Asa berlangsung di Kalimantan Timur.

Ia pernah bertugas di Polresta Samarinda dan dipercaya menduduki jabatan Kasat Reskrim Polresta Samarinda. Jabatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pembentukan pengalaman Damus Asa di bidang reserse dan penegakan hukum.

Sebagai Kasat Reskrim, seorang perwira dituntut mampu mengendalikan penyelidikan dan penyidikan berbagai tindak pidana sekaligus memastikan penanganan perkara berjalan profesional sesuai ketentuan hukum.

Pengalaman Damus Asa kemudian semakin lengkap ketika pada tahun 2020 dipercaya menjabat Kabag Ops Polres Berau.

Jika sebelumnya banyak bersentuhan dengan penanganan perkara melalui fungsi reserse, posisi Kabag Ops memperluas pengalamannya dalam perencanaan dan pengendalian berbagai kegiatan operasional kepolisian.

Pengamanan kegiatan masyarakat, operasi kepolisian, kesiapsiagaan personel hingga koordinasi lintas satuan menjadi bagian penting dari tanggung jawab yang diembannya.

Dipercaya Menjadi Wakapolres Kutai Timur

Perjalanan karier AKBP Damus Asa terus bergerak. Pada tahun 2023, ia memperoleh kepercayaan sebagai Wakapolres Kutai Timur, Polda Kalimantan Timur.

Jabatan Wakapolres menjadi tahapan penting bagi seorang perwira sebelum mengemban tanggung jawab yang lebih besar sebagai pimpinan satuan kewilayahan.

Sebagai Wakapolres, Damus Asa tidak hanya berhadapan dengan persoalan operasional, tetapi juga dituntut membantu Kapolres mengendalikan organisasi, melakukan pengawasan internal, membina personel serta memastikan berbagai program kepolisian berjalan dengan baik.

Pengalaman tersebut semakin memperkaya rekam jejak kepemimpinannya.

Kembali ke Jawa Timur, Perkuat Pengalaman Reserse Khusus

Setelah menjalani berbagai penugasan di Kalimantan Timur, perjalanan karier AKBP Damus Asa kemudian membawanya ke Jawa Timur.

Pada tahun 2024, ia dipercaya menjabat Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Penugasan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus semakin memperkuat pengalaman Damus Asa dalam bidang penegakan hukum. Fungsi reserse kriminal khusus memiliki karakter penanganan perkara yang membutuhkan kemampuan penyelidikan, penyidikan, analisis serta koordinasi dengan berbagai pihak.

Penugasan tersebut menjadi salah satu modal penting dalam perjalanan kariernya sebelum dipercaya memimpin satuan kewilayahan.

Januari 2026 Dipercaya Pimpin Polres Gunungkidul

Kepercayaan sebagai pimpinan kewilayahan akhirnya datang pada awal 2026.

Pada Januari 2026, AKBP Damus Asa dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Gunungkidul, Polda DIY.

Jabatan tersebut menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya ia berada di pucuk pimpinan sebuah kepolisian resor.

Sebagai Kapolres, tanggung jawab yang diemban jauh lebih luas. Tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan publik, pembinaan personel hingga membangun sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, tokoh masyarakat, tokoh agama serta berbagai elemen lainnya.

Namun belum genap setahun memimpin Polres Gunungkidul, kepercayaan baru kembali diberikan.

Melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026, AKBP Damus Asa mendapat mandat untuk kembali ke Jawa Timur dan memimpin Polres Ponorogo.

Dari Gunungkidul Menuju Bumi Reyog

Perpindahan dari Gunungkidul menuju Ponorogo membawa AKBP Damus Asa memasuki tantangan kepemimpinan berikutnya.

Ponorogo memiliki karakter sosial dan budaya yang khas. Daerah yang dikenal sebagai Bumi Reyog tersebut memiliki aktivitas masyarakat yang dinamis, kekuatan komunitas yang besar serta berbagai agenda sosial, keagamaan dan kebudayaan yang membutuhkan pengamanan serta koordinasi secara berkelanjutan.

Selain persoalan kriminalitas konvensional, kepolisian juga dituntut mengantisipasi gangguan kamtibmas, menjaga kelancaran lalu lintas, mengamankan kegiatan masyarakat hingga memberikan pelayanan yang cepat terhadap setiap persoalan yang berkembang.

Dalam konteks tersebut, pengalaman AKBP Damus Asa di bidang reserse, operasional hingga kepemimpinan kewilayahan menjadi modal penting.

Pengalamannya sebagai Kasat Reskrim memberikan bekal dalam penegakan hukum. Penugasan sebagai Kabag Ops memperkuat kemampuan pengendalian operasional. Pengalaman sebagai Wakapolres memberikan pemahaman mengenai manajemen organisasi, sedangkan jabatan Kapolres Gunungkidul menjadi bekal langsung dalam memimpin satuan kewilayahan.

Ekspektasi Baru di Polres Ponorogo

Pergantian pimpinan tentu membawa harapan baru bagi organisasi maupun masyarakat.

Di bawah kepemimpinan AKBP Damus Asa, Polres Ponorogo akan menghadapi tuntutan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan profesionalitas penegakan hukum serta membangun hubungan yang semakin kuat dengan masyarakat.

Tantangan kepolisian saat ini juga semakin kompleks. Kecepatan informasi melalui media sosial membuat setiap peristiwa dapat berkembang menjadi perhatian publik dalam waktu singkat. Karena itu, kepolisian tidak hanya dituntut cepat dalam bertindak, tetapi juga transparan, komunikatif dan mampu memberikan kepastian kepada masyarakat.

Kepercayaan publik menjadi salah satu modal terpenting.

Pendekatan humanis dan komunikasi dengan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang profesional, tegas dan berkeadilan.

Di sinilah pengalaman panjang AKBP Damus Asa akan diuji.

Andin Wisnu Sudibyo Dapat Penugasan Baru di Mabes Polri

Sementara itu, AKBP Andin Wisnu Sudibyo yang sebelumnya memimpin Polres Ponorogo juga memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya.

Ia mendapat penugasan sebagai Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri.

Pergantian tersebut menunjukkan bahwa rotasi jabatan di tubuh Polri tidak semata-mata merupakan pergantian personel, tetapi menjadi bagian dari pembinaan karier sekaligus kebutuhan organisasi untuk menempatkan perwira pada posisi sesuai pengalaman dan kompetensinya.

Rekam Karier AKBP Damus Asa

Perjalanan AKBP Damus Asa dari seorang lulusan Akpol 2007 hingga dipercaya menjadi Kapolres Ponorogo memperlihatkan rangkaian penugasan di berbagai fungsi dan wilayah.

Dari mengawali pengabdian di Polres Sleman, kemudian menjalani penugasan di Kalimantan Timur sebagai Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kabag Ops Polres Berau pada 2020, hingga Wakapolres Kutai Timur pada 2023.

Kariernya berlanjut di Jawa Timur sebagai Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jawa Timur pada 2024. Pada Januari 2026, Damus Asa kemudian dipercaya memimpin Polres Gunungkidul sebelum akhirnya mendapatkan amanah baru sebagai Kapolres Ponorogo berdasarkan Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.

Kini lembaran baru pengabdiannya dimulai di Bumi Reyog.

Tugas yang menanti bukan sekadar memastikan situasi Ponorogo tetap aman dan kondusif. AKBP Damus Asa juga dihadapkan pada tantangan untuk menghadirkan kepolisian yang responsif terhadap persoalan masyarakat, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan dan penegakan hukum yang profesional.

Dari Sleman, Samarinda, Berau, Kutai Timur, Jawa Timur hingga Gunungkidul, perjalanan panjang tersebut kini membawa AKBP Damus Asa menuju kursi Kapolres Ponorogo.

Sebuah amanah baru, sekaligus tantangan baru dalam perjalanan pengabdiannya di institusi Polri.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250