Badung – Suasana penuh semangat kebersamaan dan nuansa kekeluargaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Sekaa Teruna Teruni (STT) Tunggaling Adnyana Celuk, Banjar Celuk, Desa Adat Padang Luwih, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (10/5). Momentum bersejarah tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, yang sekaligus menghadiri pelantikan pengurus baru STT Tunggaling Adnyana Celuk periode 2026–2029.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, perwakilan Dinas Kebudayaan Badung IB. Munika, Bendesa Adat Padang Luwih Ketut Adi Ardana, tokoh masyarakat, prajuru adat, serta ratusan warga yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota STT Tunggaling Adnyana Celuk yang selama enam dekade mampu menjaga eksistensi organisasi kepemudaan sebagai wadah kreativitas, solidaritas, sekaligus pelestarian seni, adat, dan budaya Bali.
Menurutnya, keberadaan sekaa teruna memiliki peran penting sebagai benteng sosial di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan dinamis. Generasi muda diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan hiburan semata, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menjaga nilai-nilai tradisi, gotong royong, dan semangat ngayah di lingkungan adat.
“Enam puluh tahun bukan perjalanan yang singkat. Ini menunjukkan bahwa STT Tunggaling Adnyana Celuk memiliki kekuatan persaudaraan, kekompakan, dan semangat pengabdian yang luar biasa. Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi peran aktif generasi muda dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan lingkungan,” ujar Wabup Bagus Alit Sucipta.
Wabup yang akrab disapa Gus Bota tersebut juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru STT periode 2026–2029. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan semangat organisasi dengan menghadirkan program-program positif, inovatif, dan mampu merangkul seluruh generasi muda di Banjar Celuk.
Lebih lanjut, Wabup menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus mendukung aktivitas positif sekaa teruna sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia berbasis budaya. Dukungan pemerintah, menurutnya, bukan hanya dalam bentuk motivasi, tetapi juga melalui bantuan nyata guna menunjang kegiatan organisasi kepemudaan di desa adat.
“Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu hadir mendukung kreativitas anak-anak muda. Sekaa teruna adalah aset daerah yang harus terus dibina agar mampu menjadi generasi penerus yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki kepedulian sosial tinggi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengingatkan pentingnya generasi muda menjaga perilaku dan menjauhi berbagai aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan maupun citra lingkungan adat. Ia meminta para pemuda untuk tidak terjerumus dalam konsumsi minuman keras, tindakan yang mengganggu ketertiban umum, maupun perilaku yang bertentangan dengan norma adat dan sosial masyarakat Bali.
“Pemuda harus menjadi contoh yang baik di masyarakat. Jadilah generasi yang membanggakan keluarga, banjar, dan desa adat. Pelestarian budaya Bali harus dimulai dari generasi mudanya,” pesannya.
Sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada masyarakat Banjar Celuk, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada STT Tunggaling Adnyana Celuk. Tidak hanya itu, secara pribadi Wabup Bagus Alit Sucipta juga memberikan dana motivasi sebesar Rp10 juta kepada STT, Rp5 juta untuk kelompok lansia, Rp5 juta untuk PKK, serta masing-masing Rp500 ribu kepada para penari yang tampil memeriahkan acara.
Bantuan tersebut disambut hangat oleh masyarakat dan dianggap sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kegiatan sosial, budaya, dan kepemudaan di tingkat banjar.
Sementara itu, Ketua Panitia I Putu Rama Keza Pariana menjelaskan bahwa rangkaian HUT ke-60 STT Tunggaling Adnyana Celuk dikemas dengan berbagai kegiatan seni dan budaya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Acara diawali dengan penampilan Tari Pendet oleh ibu-ibu PKK, dilanjutkan pertunjukan dari kelompok lansia yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin.
Selain pelantikan pengurus baru oleh Bendesa Adat Padang Luwih, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan cinderamata kepada pengurus lama periode 2024–2026 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjalankan organisasi.
Suasana perayaan semakin semarak dengan penampilan hiburan dari Ary Kencana dan Nanoe Biroe yang sukses menghibur masyarakat hingga malam hari.
Ketua Panitia berharap momentum HUT ke-60 ini menjadi tonggak baru untuk memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan semangat ngayah, dan mempererat solidaritas generasi muda di Banjar Celuk.
“Semoga HUT ke-60 ini menjadi momentum kebangkitan semangat kebersamaan dan penguatan solidaritas generasi muda agar tetap kompak menjaga adat, budaya, dan keharmonisan lingkungan Banjar Celuk,” ungkapnya.
( dd99 )
Langsung ke konten







