banner 1080x250
banner 728x250

Irwasda Polda Bali Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel, Operasi Gapura Agung 2026 Dikawal Maksimal

Foto - Irwasda Polda Bali Tekankan Disiplin dan Kesiapan Personel Jelang IAWP 2026.

Denpasar – Menjelang pelaksanaan sejumlah agenda internasional di Bali, Polda Bali terus memperkuat kesiapan seluruh jajaran. Disiplin, kepatuhan terhadap hierarki, kesiapan fisik, serta pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab menjadi perhatian penting agar setiap personel mampu menjalankan pengamanan secara profesional.

Hal tersebut ditekankan Irwasda Polda Bali, Kombes Pol. Asep Ahdiatna, S.I.K., M.H., saat memimpin apel pagi di halaman depan Mapolda Bali, Senin (14/9/2026).

banner 728x250

Apel pagi tersebut diikuti Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, personel Polri, serta ASN Polda Bali. Selain menjadi bagian dari rutinitas kedinasan, apel dimanfaatkan untuk konsolidasi serta memastikan kesiapan personel menghadapi dinamika tugas kepolisian, terutama menjelang agenda internasional International Association of Women Police (IAWP) 2026 dan SOM.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Asep Ahdiatna menegaskan bahwa disiplin merupakan salah satu fondasi utama organisasi Polri. Setiap personel dituntut memahami posisi, tugas, tanggung jawab, kewenangan, serta mekanisme kedinasan yang berlaku.

 

Kepatuhan terhadap hierarki juga dinilai sangat penting karena berkaitan langsung dengan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan. Dengan mekanisme komando yang berjalan baik, setiap instruksi diharapkan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, terukur, dan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Disiplin tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan dalam mengikuti apel ataupun ketepatan waktu, melainkan juga menyangkut tanggung jawab setiap personel dalam menjalankan tugas serta menjaga profesionalisme sebagai anggota Polri.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap kesiapan pengamanan agenda internasional IAWP 2026 dan SOM. Polda Bali terus mematangkan berbagai aspek pengamanan melalui Operasi Gapura Agung 2026.

Menurut Irwasda, rangkaian kegiatan tersebut direncanakan turut dihadiri Kapolri serta Kepala Kepolisian Federal Australia. Kehadiran delegasi maupun pejabat kepolisian dari berbagai negara membuat kesiapan pengamanan harus dipersiapkan secara matang sejak awal.

“Rangkaian event tersebut direncanakan turut dihadiri Kapolri dan Kepala Kepolisian Federal Australia, sehingga kesiapan personel menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Irwasda Polda Bali.

Kombes Pol. Asep Ahdiatna selanjutnya meminta seluruh personel tidak sekadar mengetahui bahwa operasi pengamanan akan dilaksanakan. Setiap anggota harus benar-benar memahami tugas, lokasi penempatan, tanggung jawab, serta pola bertindak sesuai fungsi masing-masing.

Kesiapan fisik dan kesehatan juga menjadi perhatian. Kondisi personel yang prima dinilai sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas, terlebih pengamanan kegiatan internasional membutuhkan konsentrasi, kewaspadaan, koordinasi, dan respons cepat terhadap berbagai kemungkinan yang muncul di lapangan.

“Kesiapan sejak awal sangat penting untuk menghadapi dinamika tugas pengamanan, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan delegasi dan pejabat Kepolisian dari berbagai negara,” kata Kombes Pol. Asep Ahdiatna.

Selain kesiapan individu, koordinasi antarsatuan dan fungsi juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi. Setiap unsur pengamanan diharapkan bekerja dalam satu pola yang terintegrasi sehingga tidak terjadi kesalahan komunikasi maupun tumpang tindih pelaksanaan tugas.

Pengamanan agenda internasional memiliki tantangan tersendiri. Selain menjamin keamanan peserta dan delegasi, aparat juga dituntut menjaga kelancaran kegiatan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara keseluruhan.

Bali sebagai salah satu daerah yang kerap menjadi lokasi penyelenggaraan pertemuan nasional maupun internasional membutuhkan sistem pengamanan yang terencana dan profesional. Karena itu, kesiapan personel sejak jauh hari menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan kegiatan.

Polda Bali pun terus melakukan konsolidasi dan pematangan pengamanan melalui Operasi Gapura Agung 2026. Setiap personel diharapkan memahami bahwa keberhasilan operasi bukan hanya ditentukan oleh kekuatan personel, tetapi juga kedisiplinan, koordinasi, kesiapsiagaan, serta kemampuan melaksanakan tugas sesuai prosedur.

Apel pagi yang dipimpin Irwasda Polda Bali tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal menjelang meningkatnya intensitas tugas pengamanan.

Kombes Pol. Asep Ahdiatna mengingatkan seluruh jajaran agar tetap menjaga kesehatan dan kewaspadaan serta tidak menganggap ringan setiap tanggung jawab yang telah diberikan. Setiap anggota harus mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menghadapi perubahan situasi maupun dinamika di lapangan.

Dengan persiapan yang matang, Polda Bali menargetkan seluruh rangkaian IAWP 2026 dan SOM dapat berlangsung dalam situasi aman, tertib, lancar, serta kondusif.

Melalui Operasi Gapura Agung 2026, kesiapan tersebut akan diterjemahkan dalam pola pengamanan yang melibatkan berbagai fungsi kepolisian sesuai kebutuhan dan tingkat kerawanan yang telah dipetakan.

Pesan yang disampaikan dalam apel pagi pun jelas: disiplin, kepatuhan terhadap hierarki, kesiapan fisik, kewaspadaan, dan penguasaan tugas menjadi kunci utama.

Dengan soliditas seluruh jajaran dan koordinasi yang kuat, Polda Bali berkomitmen memberikan pengamanan maksimal sekaligus menjaga kepercayaan terhadap Bali sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai agenda berskala internasional.

Keberhasilan pengamanan nantinya bukan semata keberhasilan sebuah operasi kepolisian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga citra Bali dan Indonesia di hadapan delegasi internasional yang hadir dalam rangkaian IAWP 2026 dan SOM.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250