banner 1080x250
banner 728x250

Polda Bali Matangkan Pengamanan IAWP Conference 2026, Karo Ops Pimpin Tactical Wall Game

Foto - TWG Operasi Puri Agung, Polda Bali Matangkan Pengamanan IAWP Conference 2026.

DENPASAR — Kepolisian Daerah Bali terus mematangkan seluruh aspek pengamanan menjelang pelaksanaan agenda internasional International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026. Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, Polda Bali menggelar Tactical Wall Game (TWG) untuk menyatukan pola tindak, koordinasi, serta strategi seluruh personel yang akan terlibat dalam operasi pengamanan.

Kegiatan TWG dipimpin langsung Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Bali Kombes Pol. Sulistijono, S.I.K., M.H., di Rupatama Polda Bali, Senin (7/9/2026).

banner 728x250

TWG diikuti para pejabat Operasi Gapiura serta seluruh Satuan Tugas (Satgas) Operasi yang nantinya memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pelaksanaan pengamanan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangka Operasi Puri Agung untuk mengamankan pelaksanaan International Association of Women Police (IAWP) Conference, konferensi internasional yang mempertemukan polisi wanita dari berbagai negara.

IAWP Conference dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 24 September 2026 di kawasan The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Mengingat kegiatan tersebut berskala internasional, kesiapan pengamanan menjadi perhatian serius agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Melalui Tactical Wall Game, seluruh unsur yang terlibat diberikan gambaran secara menyeluruh mengenai mekanisme pengamanan, pembagian wilayah tugas, penempatan personel, pola pergerakan, jalur komunikasi dan koordinasi, hingga langkah yang harus dilakukan apabila terjadi situasi kontingensi.

Simulasi ini sekaligus menjadi sarana untuk menguji kesiapan masing-masing Satgas sehingga setiap personel memahami secara jelas tugas, posisi, serta rantai komando ketika operasi dilaksanakan.

Selaku Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasi (Karendalops), Kombes Pol. Sulistijono menekankan bahwa kesiapan personel menjadi salah satu faktor utama keberhasilan pengamanan agenda internasional tersebut.

“Seluruh personel yang ditugaskan agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, mengedepankan sikap profesional, serta tetap humanis dalam menjaga kondusivitas keamanan,” tegas Kombes Pol. Sulistijono.

Arahan tersebut menjadi penekanan agar setiap personel tidak hanya memahami aspek teknis pengamanan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang profesional dan humanis kepada peserta maupun masyarakat selama konferensi berlangsung.

Polda Bali juga memastikan koordinasi antarsatuan berjalan terintegrasi. Setiap potensi kerawanan dipetakan sejak dini agar langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Dalam TWG, pemetaan taktis menjadi bagian penting untuk memastikan alur komunikasi tidak terputus. Penempatan personel, pengamanan lokasi kegiatan, jalur yang dilalui peserta, pengaturan lalu lintas, hingga skenario tanggap darurat disusun agar seluruh unsur dapat bergerak dalam satu sistem komando yang terkoordinasi.

Karo Ops Polda Bali menyampaikan bahwa melalui pemetaan taktis tersebut, Polda Bali ingin memastikan seluruh mekanisme operasi dapat berjalan secara terintegrasi dan responsif selama forum internasional berlangsung.

Kesiapan tersebut dinilai penting mengingat Bali merupakan salah satu destinasi utama penyelenggaraan berbagai forum nasional maupun internasional. Keamanan setiap kegiatan internasional tidak hanya berkaitan dengan kelancaran acara, tetapi juga turut membawa citra Bali dan Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.

Karena itu, Polda Bali berupaya melakukan persiapan sejak jauh hari, mulai dari perencanaan operasi, koordinasi antarsatuan, pemetaan potensi kerawanan hingga simulasi penanganan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan.

Pelaksanaan TWG juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi seluruh Satgas sehingga tidak terjadi keraguan maupun tumpang tindih ketika personel melaksanakan tugas. Setiap unsur diharapkan mengetahui apa yang harus dilakukan, kepada siapa harus berkoordinasi, serta bagaimana mengambil langkah cepat ketika terjadi perubahan situasi.

Dengan persiapan tersebut, Polda Bali berharap pelaksanaan IAWP Conference 2026 pada 20–24 September mendatang dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Polda Bali menegaskan komitmennya memberikan pengamanan maksimal dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis. Operasi Puri Agung diharapkan menjadi bagian penting dalam memastikan Bali tetap aman, nyaman, serta dipercaya sebagai tuan rumah berbagai kegiatan internasional.

Melalui TWG ini pula, kesiapan pengamanan tidak berhenti pada penempatan personel semata, melainkan dibangun melalui perencanaan yang matang, komunikasi yang kuat, koordinasi lintas Satgas, serta kemampuan merespons setiap perkembangan situasi di lapangan.

Dengan kesiapan seluruh jajaran, Polda Bali berupaya memastikan IAWP Conference 2026 berjalan sukses sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh delegasi, peserta, masyarakat, serta wisatawan yang berada di Bali.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250