banner 1080x250
banner 728x250

Di Bawah Terik Matahari, Polisi dan Pecalang Kawal Perjalanan Terakhir Putu Putri Ari Winandari Menuju Setra Dukuh Pipitan

Foto - Perjalanan Terakhir Putu Putri Ari Winandari, Polisi dan Pecalang Kawal Prosesi Pengabenan Menuju Setra Dukuh Pipitan.

CANGGU — Suasana duka menyelimuti prosesi pengabenan Putu Putri Ari Winandari (17 Maret 2002–5 September 2026) menuju Setra Dukuh Pipitan, Canggu, Senin (7/9/2026).

Keluarga, kerabat serta masyarakat mengiringi perjalanan terakhir almarhumah menuju setra. Prosesi berlangsung dengan khidmat di tengah aktivitas kawasan Canggu yang dikenal memiliki arus lalu lintas cukup padat.

banner 728x250

Di balik khidmatnya prosesi tersebut, sejumlah personel kepolisian bersama pecalang terlihat berjibaku menjaga kelancaran perjalanan rombongan. Mereka melakukan pengaturan lalu lintas agar prosesi pengabenan dapat berlangsung dengan aman dan tertib tanpa menimbulkan kemacetan berkepanjangan bagi masyarakat pengguna jalan.

Panit 1 Lantas Polsek Kuta Utara Ipda I Komang Subanda, S.H., bersama Aipda I Nyoman Sudana turun langsung melakukan pengaturan dan pengamanan jalur yang dilalui rombongan pengabenan.

Di bawah teriknya matahari, kedua personel lalu lintas tersebut tetap berada di jalan. Bersama para pecalang, mereka mengatur kendaraan, membuka dan menutup arus pada titik-titik yang diperlukan serta memastikan rombongan dapat melintas dengan aman menuju Setra Dukuh Pipitan.

Pengamanan menjadi penting mengingat ruas jalan di kawasan Canggu hampir setiap hari dipadati kendaraan. Di tengah kondisi tersebut, dibutuhkan koordinasi antara kepolisian, pecalang dan masyarakat agar kepentingan pengguna jalan tetap terakomodasi tanpa mengurangi kekhidmatan prosesi adat dan keagamaan.

Teriknya matahari siang tidak menyurutkan kesigapan petugas. Personel lalu lintas dan pecalang terus memberikan aba-aba kepada pengendara serta mengurai kepadatan yang muncul saat rombongan melintas.

Sinergi antara kepolisian dan pecalang menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara kelancaran aktivitas masyarakat dengan penghormatan terhadap prosesi adat Bali. Para pengendara juga diharapkan memahami adanya pengaturan sementara ketika iring-iringan pengabenan melintas.

Berkat pengamanan dan pengaturan yang dilakukan secara sigap, prosesi perjalanan terakhir Putu Putri Ari Winandari menuju Setra Dukuh Pipitan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.

Di sepanjang perjalanan itu, tersimpan duka mendalam keluarga dan orang-orang terdekat yang mengantarkan almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhir. Kepergian Putu Putri Ari Winandari pada usia yang masih muda meninggalkan kenangan bagi keluarga, sahabat dan mereka yang mengenalnya.

Pengabenan bukan semata sebuah perjalanan menuju setra, tetapi juga menjadi penghormatan terakhir keluarga kepada sosok yang mereka cintai. Di tengah kesedihan, seluruh rangkaian dilaksanakan dengan penuh penghormatan dan kekhidmatan.

Selamat jalan Putu Putri Ari Winandari.

Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan dengan lancar dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.

Amor Ing Acintya.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250