banner 1080x250
banner 728x250

Kapolda Bali Perkuat Silaturahmi dengan Umat Muslim, Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas dan Toleransi

Foto - Kapolda Bali Perkuat Silaturahmi, Ajak Umat Jaga Kamtibmas dan Toleransi.

DENPASAR — Mengawali masa pengabdiannya sebagai Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., menunjukkan komitmennya untuk membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat di Pulau Dewata. Tidak hanya melalui pelaksanaan tugas kepolisian, komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat juga menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, serta toleransi di Bali.

Momentum tersebut terlihat saat Kapolda Bali melaksanakan ibadah Sholat Jumat di Masjid At-Taqwa Polda Bali, Jalan WR. Supratman, Denpasar, Jumat (16/10/2026). Kapolda hadir bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Bali dan berbaur dengan jamaah dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

banner 728x250

Usai pelaksanaan Sholat Jumat, Irjen Pol. Pasma Royce menyempatkan diri menyapa jamaah, memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Di hadapan jamaah, Kapolda Bali menyampaikan bahwa dirinya baru memasuki hari ketiga menjalankan amanah sebagai orang nomor satu di jajaran Polda Bali. Sebelumnya, ia bertugas di wilayah Polda Jawa Timur.

“Nama Pasma Royce. Sebelumnya bertugas di Polda Jawa Timur. Ini hari ketiga saya melaksanakan tugas di Polda Bali,” ujar Kapolda Bali.

Meski baru beberapa hari menjalankan tugas di Pulau Dewata, Kapolda menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan hubungan yang harmonis antara kepolisian dengan masyarakat sejak awal kepemimpinannya.

Menurutnya, menjaga Bali agar tetap aman, nyaman, damai dan harmonis bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Stabilitas keamanan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, generasi muda hingga masyarakat secara luas.

Karena itu, sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat. Komunikasi yang baik diharapkan mampu menjadi salah satu fondasi dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Bali.

“Tentunya harapan kami, Polda Bali dan seluruh masyarakat yang ada di Bali ini terus bisa bersinergi, bisa bersama-sama dan saling bekerja sama menjaga situasi Kamtibmas dan menjaga toleransi secara baik,” ungkapnya.

Pesan mengenai toleransi menjadi salah satu hal penting yang disampaikan Kapolda Bali. Sebagai daerah yang dihuni masyarakat dengan beragam latar belakang agama, budaya dan sosial, Bali selama ini dikenal memiliki kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi keharmonisan dan penghormatan terhadap perbedaan.

Kerukunan tersebut, menurutnya, harus terus dirawat bersama. Keamanan bukan semata-mata persoalan penegakan hukum, tetapi juga berkaitan erat dengan kemampuan masyarakat menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan gesekan di tengah kehidupan sosial.

Kapolda Bali juga menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak boleh hanya terlihat ketika terjadi persoalan keamanan atau tindak pidana. Kepolisian harus mampu hadir sebagai mitra masyarakat yang siap mendengar, melayani, melindungi dan memberikan rasa aman.

Semangat tersebut sejalan dengan program Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan kemitraan dan kebersamaan antara kepolisian dengan masyarakat sebagai bagian penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Di mana Bapak Kapolri sudah menyatakan programnya, yaitu Polisi Bersama Masyarakat. Tentunya kehadiran Polda Bali di tengah masyarakat harus terlaksana dan terjaga dengan baik, guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dan rasa nyaman,” tegas Irjen Pol. Pasma Royce.

Pendekatan tersebut sekaligus memberikan pesan bahwa tugas menjaga keamanan Bali tidak dapat dilaksanakan secara parsial. Kepolisian membutuhkan dukungan masyarakat, sementara masyarakat juga membutuhkan institusi kepolisian yang responsif, terbuka dan hadir ketika dibutuhkan.

Terlebih Bali merupakan salah satu daerah tujuan wisata utama yang menjadi perhatian masyarakat nasional maupun internasional. Stabilitas keamanan, kenyamanan serta keharmonisan kehidupan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan terhadap Pulau Dewata.

Karena itu, keamanan Bali bukan hanya diukur dari rendahnya angka kriminalitas, tetapi juga dari terciptanya kehidupan sosial yang tenteram, kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah, penghormatan terhadap adat dan budaya, serta terpeliharanya hubungan harmonis antarkelompok masyarakat.

Kapolda Bali mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi maupun berbagai persoalan yang berpotensi memecah persatuan. Komunikasi, dialog serta penyelesaian persoalan secara bijaksana perlu terus dikedepankan untuk mempertahankan suasana damai di Pulau Dewata.

Silaturahmi melalui momentum Sholat Jumat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung antara pimpinan Polda Bali dengan masyarakat. Interaksi semacam ini diharapkan dapat memperpendek jarak antara kepolisian dan warga sehingga aspirasi, keluhan maupun persoalan keamanan dapat dikomunikasikan dengan lebih baik.

Irjen Pol. Pasma Royce menegaskan bahwa kebersamaan merupakan modal besar dalam menjaga Bali. Ketika aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh lapisan masyarakat mampu berjalan bersama, berbagai potensi gangguan Kamtibmas diharapkan dapat dicegah sejak dini.

Di akhir sambutannya, Kapolda Bali kembali mengajak jamaah serta seluruh masyarakat untuk menjaga Pulau Dewata dengan semangat kebersamaan, persaudaraan dan toleransi.

“Mari terus bersinergi menjaga Bali. Semoga apa yang kita kerjakan menjadi ladang amal bagi kita semua untuk di dunia dan di akhirat nanti,” tutupnya.

Momentum Sholat Jumat di Masjid At-Taqwa Polda Bali tersebut menjadi salah satu langkah awal Irjen Pol. Pasma Royce dalam membangun komunikasi sosial selama memimpin Polda Bali.

Pesan yang disampaikan pun jelas: keamanan dan keharmonisan Bali membutuhkan kerja bersama. Kepolisian tidak dapat berjalan sendiri, begitu pula masyarakat membutuhkan kehadiran aparat yang profesional, humanis dan responsif.

Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat serta kuatnya semangat toleransi antarumat beragama, diharapkan Bali tetap menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama maupun latar belakang.

Polda Bali pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membuka ruang komunikasi dan memperkuat kemitraan dengan berbagai elemen. Semua itu menjadi bagian dari upaya bersama menjaga Pulau Dewata tetap aman, damai, harmonis dan kondusif.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250