banner 1080x250
banner 728x250

Penuh Kehangatan, Wakapolda Bali Serap Aspirasi Driver Ojol dan Perkuat Sinergi Kamtibmas

Foto - Wakapolda Bali Duduk Bersama Driver Ojol, Serap Aspirasi Kamtibmas.

DENPASAR — Kedekatan Polri dengan masyarakat kembali ditunjukkan melalui dialog langsung antara Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., bersama para pengemudi ojek online (ojol) di Polsubsektor Diponegoro, Denpasar, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, santai, dan penuh keakraban tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dua arah bagi jajaran Polda Bali untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, serta berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang ditemui para driver ojol dalam aktivitas sehari-hari.

banner 728x250

Sebagai kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan hampir setiap hari bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat, para driver ojol dinilai memiliki posisi strategis dalam membantu menjaga keamanan lingkungan. Aktivitas mereka di jalan raya, kawasan permukiman, pusat perdagangan hingga lokasi-lokasi keramaian membuat para pengemudi ojol kerap mengetahui secara langsung dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Wakapolda Bali memberikan kesempatan kepada para driver untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui di lapangan. Sejumlah masukan pun mengemuka, mulai dari dugaan praktik perjudian, tindak kejahatan dengan modus hipnotis, persoalan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan baik oleh Warga Negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA), hingga potensi kepadatan dan kemacetan lalu lintas menjelang momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Berbagai aspirasi tersebut mendapat perhatian dari Brigjen Pol. I Made Astawa. Wakapolda Bali menyambut baik keterbukaan para driver ojol dan menegaskan bahwa setiap informasi terkait dugaan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas akan menjadi masukan penting bagi kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polda Bali juga akan terus mengoptimalkan langkah-langkah preventif melalui peningkatan patroli, pengawasan di titik-titik rawan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan maupun permasalahan lalu lintas.

Dialog ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Menjaga keamanan Bali tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk saling memberikan informasi, menjaga lingkungan, serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi tindak pidana.

Wakapolda Bali turut mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan. Apabila menemukan atau mengalami tindak pidana maupun gangguan kamtibmas, masyarakat diminta segera menghubungi kepolisian, termasuk melalui layanan Polri 110, sehingga informasi dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan cepat.

Tidak hanya membicarakan persoalan keamanan di jalan dan lingkungan masyarakat, pertemuan tersebut juga menyentuh masalah sosial yang tidak kalah penting, yakni pencegahan perundungan terhadap anak.

Wakapolda Bali mengajak para driver ojol, khususnya mereka yang telah menjadi orang tua, untuk ikut menanamkan nilai saling menghormati kepada anak sejak dini. Budaya antiperundungan perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga agar anak-anak tumbuh dalam suasana yang aman, sehat, dan menghargai sesama.

Keluarga dinilai menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, perhatian orang tua terhadap pergaulan dan perkembangan anak menjadi bagian penting dalam mencegah kekerasan maupun perilaku perundungan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Pertemuan Wakapolda Bali bersama komunitas ojol ini sekaligus menjadi gambaran bahwa komunikasi langsung merupakan salah satu kunci membangun kepercayaan publik. Polisi hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga membuka ruang untuk mendengar masyarakat dan mencari solusi terhadap persoalan yang berkembang di lapangan.

Sinergi dengan komunitas ojol juga memiliki arti penting mengingat ribuan pengemudi beraktivitas setiap hari di berbagai wilayah Bali. Dengan komunikasi yang baik, para driver dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi mengenai situasi kamtibmas sekaligus ikut mengedukasi masyarakat agar tertib berlalu lintas dan menjaga keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Bali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komunikasi, menjaga rasa saling percaya, dan mengambil peran aktif dalam menciptakan keamanan serta ketertiban.

Kebersamaan antara Polri dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi terus diwujudkan melalui komunikasi dan kerja sama nyata di lapangan.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Polda Bali bersama masyarakat berkomitmen menjaga Pulau Dewata tetap aman dan kondusif, sekaligus mewujudkan Bali yang Ajeg, Aman, Tenteram, dan Sejahtera.

Polisi dan masyarakat berjalan bersama, mendengar bersama, serta menjaga Bali bersama.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250