banner 1080x250
banner 728x250

Apel Jam Pimpinan, Wakapolda Bali Tekankan Evaluasi Kinerja, Penguatan Pelayanan Publik dan Profesionalisme Personel

Foto - Brigjen Pol. I Made Astawa: Polri Harus Inklusif dan Hadir untuk Masyarakat.

Denpasar – Memasuki awal semester kedua tahun 2026, Kepolisian Daerah Bali terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K. saat memimpin Apel Jam Pimpinan yang berlangsung di halaman Mapolda Bali dan diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Bali serta seluruh personel.

Apel Jam Pimpinan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan menghadapi tantangan kamtibmas yang semakin kompleks. Dalam arahannya, Wakapolda Bali menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah ditunjukkan, khususnya dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

banner 728x250

Menurutnya, memasuki bulan Juli menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Polda Bali untuk melakukan introspeksi terhadap capaian kinerja. Setiap satuan kerja diminta mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan, memperbaiki kekurangan, serta terus meningkatkan profesionalisme agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Wakapolda menegaskan bahwa Polri harus terus hadir sebagai institusi yang mampu memberikan rasa aman, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian publik, mulai dari keamanan lingkungan, ketertiban masyarakat hingga kelancaran lalu lintas, harus ditangani secara cepat, terukur, dan mengedepankan pendekatan humanis.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengoptimalkan sosialisasi layanan darurat Polri 110 agar semakin dikenal masyarakat. Layanan tersebut diharapkan menjadi sarana yang mudah diakses masyarakat untuk melaporkan kejadian maupun meminta bantuan kepolisian secara cepat, sehingga respons aparat dapat dilakukan secara efektif.

Dalam arahannya, Brigjen Pol. I Made Astawa menekankan bahwa kehadiran Polri tidak boleh hanya terlihat saat melaksanakan tugas rutin ataupun penegakan hukum. Lebih dari itu, Polri harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, dialog, edukasi, dan pendekatan yang melibatkan partisipasi publik.

“Polri harus inklusif, bukan eksklusif. Kehadiran anggota di tengah masyarakat harus mampu membuka ruang komunikasi, mendengarkan aspirasi, memahami persoalan yang berkembang, sekaligus menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain membahas aspek pelayanan publik, Wakapolda Bali turut menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta penguatan ketahanan pangan. Seluruh jajaran Polda Bali dan Polres diminta terus memberikan dukungan terhadap implementasi program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Ia juga mendorong penggunaan bahan baku yang berasal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam pelaksanaan program-program tersebut. Langkah ini dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Di sisi lain, Wakapolda Bali memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas warga negara asing (WNA) yang menjalankan usaha secara ilegal di wilayah Bali. Ia menegaskan bahwa pengawasan harus terus diperkuat melalui sinergi dengan instansi terkait guna memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga mampu menjaga iklim investasi yang sehat sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.

Menghadapi berbagai agenda pengamanan dan operasi kepolisian ke depan, seluruh personel diminta tetap menjaga integritas, disiplin, serta menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan penuh tanggung jawab. Wakapolda juga mengingatkan agar setiap kendala yang dihadapi di lapangan segera dikomunikasikan kepada pimpinan sehingga dapat dicarikan solusi secara cepat dan tepat.

Menutup arahannya, Wakapolda Bali mengajak seluruh personel menjadikan Apel Jam Pimpinan sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara melalui pelayanan yang semakin berkualitas.

“Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, terarah, terukur, dan penuh tanggung jawab. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena kehadiran Polri harus benar-benar memberikan rasa aman, manfaat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian,” tutup Wakapolda Bali.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250