banner 1080x250
banner 728x250
BUDAYA  

Bale Banjar Pipitan Rampung, Bupati Adi Arnawa Perkuat Adat dan Dorong Penataan Kawasan Canggu

Foto : Bupati Adi Arnawa Resmikan Bale Banjar Pipitan, Perkuat Adat di Tengah Pesatnya Pariwisata Canggu.

Canggu  – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan pariwisata dan pelestarian nilai-nilai adat serta budaya Bali. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Bale Banjar Pipitan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, yang dilakukan langsung oleh Bupati Badung, , Jumat (29/5).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sekaligus kehadiran Bupati dalam prosesi Ngupasaksi Karya Melaspas, Ngelinggihan Pedudusan Alit saha Caru Wraspati Kalpa Bale Banjar Pipitan. Kehadiran gedung baru ini menjadi fasilitas penting bagi masyarakat adat sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan pelaksanaan berbagai upacara keagamaan.

banner 728x250

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa perkembangan pesat sektor pariwisata di kawasan Canggu telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun di sisi lain, kemajuan tersebut juga menghadirkan sejumlah tantangan, terutama meningkatnya kepadatan lalu lintas dan kebutuhan penataan wilayah yang lebih terintegrasi.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Badung saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengatasi persoalan tersebut, termasuk pembukaan akses jalan baru serta rencana pembangunan jalan lingkar atau shortcut yang menghubungkan kawasan Canggu hingga Batu Bolong. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan.

“Perkembangan pariwisata di Canggu harus kita kelola secara bijaksana. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat justru mengurangi kenyamanan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan ini,” ujar Adi Arnawa.

Selain pembangunan infrastruktur, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakat adat di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan wilayah. Menurutnya, keberadaan bale banjar bukan hanya sebagai bangunan fisik, melainkan simbol kebersamaan dan identitas masyarakat Bali yang harus terus dijaga.

Ia mengajak seluruh krama adat untuk tetap memegang teguh nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan leluhur melalui semangat sagilik saguluk sabayantaka, paras-paros salunglung sabayantaka, sehingga setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara musyawarah demi kemajuan bersama.

“Kegiatan karya dan peresmian bale banjar ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat adat masih sangat kuat. Inilah modal sosial yang harus terus dipelihara untuk mendukung pembangunan Badung yang berkelanjutan,” tegasnya.

Pada akhir sambutannya, Adi Arnawa berharap seluruh pembangunan yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan membawa kerahayuan bagi seluruh warga Badung.

Sementara itu, Kelian Adat Banjar Pipitan, , menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan hibah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Badung. Menurutnya, keberadaan Bale Banjar Pipitan yang baru akan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang lebih layak, nyaman, dan representatif.

“Bantuan ini sangat berarti bagi krama Banjar Pipitan. Kini masyarakat memiliki bale banjar yang lebih baik untuk kegiatan adat, sosial, rapat banjar, hingga pelestarian budaya yang diwariskan secara turun-temurun,” ungkapnya.

Prosesi peresmian berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Badung dan , Camat Kuta Utara , Perbekel Canggu , Bendesa Adat Canggu , jajaran kepolisian, tokoh adat, serta masyarakat Banjar Pipitan yang menyambut rampungnya fasilitas baru tersebut dengan penuh rasa syukur.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250