banner 1080x250
banner 728x250
BUDAYA  

Bupati Adi Arnawa Luncurkan Beasiswa Nak Badung, Perluas Akses Pendidikan bagi Generasi Badung

Foto - Bupati Adi Arnawa Resmi Luncurkan Beasiswa Nak Badung pada Badung Education Fair 2026.

Badung – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui sektor pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan peluncuran Program Beasiswa “Nak Badung” yang dilakukan langsung oleh Bupati Badung pada ajang Badung Education Fair (BEF) 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (9/6).

Peluncuran program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Badung dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu, anak petani, serta generasi muda Badung yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

banner 728x250

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa meluncurkan dua jenis program beasiswa, yakni Beasiswa Motivasi yang diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK sederajat dan Beasiswa Afirmasi bagi mahasiswa baru jenjang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D4), maupun pendidikan Profesi.

Acara peluncuran juga dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama secara simbolis antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan sejumlah perguruan tinggi di Bali terkait pelaksanaan Beasiswa Afirmasi. Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk mendukung pelaksanaan Beasiswa Motivasi.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa Program Beasiswa Nak Badung merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan seluruh anak Badung memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan berkualitas.

“Tentu harapan kami dengan adanya program beasiswa ini semakin banyak masyarakat Badung yang mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. Prinsipnya adalah keadilan dan pemerataan, sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat bersekolah dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Adi Arnawa.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pada tahun 2026 kuota penerima Beasiswa Afirmasi ditargetkan mencapai 450 orang. Proses seleksi dan verifikasi akan dilakukan secara ketat guna memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Program ini memberikan perhatian khusus kepada keluarga yang belum memiliki lulusan Sarjana atau Diploma Empat, anak-anak dari keluarga petani, serta penerapan kearifan lokal melalui prioritas kepada anak ketiga (Nyoman) dan anak keempat (Ketut).

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Bupati mengungkapkan bahwa dirinya telah menginstruksikan jajarannya agar kelompok tersebut juga mendapatkan dukungan pendidikan melalui program beasiswa yang disiapkan pemerintah daerah.

Selain memperoleh bantuan pendidikan, anak-anak penyandang disabilitas juga tetap mendapatkan program bantuan sosial sebesar Rp1 juta per bulan yang selama ini telah berjalan.

Dari sisi manfaat, penerima Beasiswa Motivasi akan mendapatkan bantuan berupa biaya SPP atau sumbangan pendidikan, biaya personal pendidikan, hingga bantuan seragam sekolah.

Sementara itu, penerima Beasiswa Afirmasi memperoleh dukungan yang lebih luas, meliputi biaya SPP atau Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya personal pendidikan, biaya indekos, bantuan laptop, hingga biaya wisuda.

Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa perhatian terhadap keluarga petani menjadi salah satu prioritas dalam program tersebut. Menurutnya, kesejahteraan petani harus didukung tidak hanya melalui sektor pertanian, tetapi juga melalui peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak mereka.

“Pemerintah ingin memberikan penghargaan kepada para petani yang selama ini berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan mereka bisa lebih fokus dalam memproduksi pangan tanpa terlalu terbebani biaya pendidikan anak-anaknya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, menjelaskan bahwa Badung Education Fair yang telah diselenggarakan secara berkelanjutan sejak tahun 2022 kini berkembang menjadi ruang kolaborasi, kreativitas, dan inovasi pendidikan yang inklusif.

Menurutnya, penyelenggaraan BEF 2026 tidak hanya berfokus pada hasil akhir pendidikan, melainkan juga menekankan pentingnya proses pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dengan mengusung tema “Pendidikan Berkelanjutan untuk Semua”, BEF 2026 menjadi refleksi komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang setara tanpa diskriminasi.

Dwipayana menegaskan bahwa peluncuran Beasiswa Nak Badung menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, relevan, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Badung.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua LLDikti Wilayah VIII , Kadisdikpora Provinsi Bali , Wakil Ketua DPRD Badung , unsur Forkopimda Badung, para kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah, guru, insan pendidikan, serta para perbekel dan lurah se-Kabupaten Badung.

Melalui Program Beasiswa Nak Badung, Pemerintah Kabupaten Badung berharap mampu menciptakan generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi, sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250