banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Bupati Adi Arnawa Sambut Kajari Badung yang Baru, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan

Foto - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Kajari Badung I Wayan Sumertayasa dan jajaran saat kunjungan silaturahmi di Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung.

BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Badung yang baru, I Wayan Sumertayasa, beserta jajaran di Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung, Selasa (18/8). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan serta menjadi momentum awal memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan Kejaksaan Negeri Badung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, serta Sekretaris Daerah Badung Ida Bagus Surya Suamba.

banner 728x250

Bupati Adi Arnawa menyambut baik kehadiran Kajari Badung beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa Pemkab Badung siap membangun kerja sama dan komunikasi yang intensif dengan Kejaksaan Negeri Badung dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Foto – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Kajari Badung I Wayan Sumertayasa dan jajaran saat kunjungan silaturahmi di Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi penegak hukum memiliki peran penting, tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga dalam memastikan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan bahwa Pemkab Badung saat ini tengah mendorong berbagai program pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur. Pelaksanaan pembangunan tersebut membutuhkan percepatan, namun tetap harus dilakukan secara hati-hati dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk itu, Bupati berharap Kejaksaan Negeri Badung dapat memberikan dukungan melalui fungsi pendampingan dan pengawalan sesuai kewenangan yang dimiliki. Pendampingan tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai persoalan dan kendala yang berpotensi muncul dalam pelaksanaan program pembangunan di lapangan.

Menurut Bupati, dinamika pembangunan infrastruktur cukup kompleks sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi sejak awal. Apabila terdapat persoalan yang berkaitan dengan regulasi, diharapkan dapat segera diantisipasi dan dicarikan solusi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati menegaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif agar setiap kebijakan dan program pemerintah dapat dilaksanakan secara tepat, transparan dan akuntabel. Prinsip kehati-hatian serta kepastian hukum tetap menjadi landasan dalam menjalankan setiap program pembangunan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi Kajari Badung yang baru. Bupati berharap komunikasi, koordinasi dan sinergitas yang terjalin antara Pemkab Badung dengan Kejaksaan Negeri Badung dapat terus diperkuat sehingga proses pembangunan berjalan lebih efektif tanpa mengesampingkan prinsip akuntabilitas dan kepastian hukum.

Sementara itu, Kajari Badung I Wayan Sumertayasa menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Bupati Badung beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan pengalaman penugasannya sebelum dipercaya memimpin Kejaksaan Negeri Badung.

I Wayan Sumertayasa resmi menggantikan Sutrisno Margi Utomo yang kini mendapat tugas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum. Sebelum menjabat sebagai Kajari Badung, Sumertayasa bertugas sebagai Kepala Subdirektorat Bantuan Hukum Penyelamatan pada Direktorat Perdata Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung.

Ia dilantik oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Setiawan Budi Cahyono di Aula Sasana Dharma Adhyaksa pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Kajari Badung menekankan pentingnya membangun sinergi konstruktif antara Kejaksaan Negeri Badung dengan Pemerintah Kabupaten Badung dan seluruh unsur terkait. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang profesional sekaligus memberikan kepastian dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sumertayasa menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program kerja Kajari sebelumnya serta memperkuat kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, komunikasi yang baik antara institusi penegak hukum dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Ia berharap sinergi yang terbangun tidak hanya memperkuat penegakan hukum secara profesional, tetapi juga memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah. Pada akhirnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung.

Pertemuan silaturahmi tersebut menjadi langkah awal bagi Pemkab Badung dan Kejaksaan Negeri Badung untuk terus membangun koordinasi yang harmonis, dengan mengedepankan kepatuhan terhadap hukum, transparansi, akuntabilitas dan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas dan pembangunan daerah.

( NDR )

 

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250