banner 1080x250
banner 728x250

Dari Makam Orang Tua Menuju Bintang Tiga, Momen Haru Komjen Pol. Roycke Harry Langie: Pangkat Bertambah, Bakti Seorang Anak Tak Pernah Berubah

Foto - Tiga Bintang di Pundak, Doa Orang Tua Tetap Jadi Cahaya Komjen Pol. Roycke Harry Langie.

MANADO – Di balik tiga bintang yang kini tersemat di pundaknya, tersimpan perjalanan panjang tentang pengabdian, perjuangan, doa, dan pengorbanan. Namun bagi Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., pencapaian tinggi dalam perjalanan kariernya bukan semata-mata tentang jabatan maupun pangkat.

Ada dua sosok yang tetap memiliki tempat paling istimewa di balik keberhasilannya: ayah dan ibu.

banner 728x250

Usai memperoleh promosi jabatan baru sekaligus menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) atau jenderal bintang tiga, Roycke Harry Langie memilih mengawali babak baru perjalanan pengabdiannya dengan sebuah langkah sederhana, tetapi sarat makna.

Ia datang berziarah ke makam kedua orang tuanya.

Tak ada kemegahan yang mampu mengalahkan makna pertemuan batin seorang anak dengan orang tua yang telah tiada. Di depan tempat peristirahatan terakhir ayah dan ibundanya, tiga bintang di pundak seakan bukan lagi menjadi hal utama. Yang hadir justru kerinduan, rasa syukur dan penghormatan seorang anak kepada dua sosok yang dahulu membesarkan serta mengantarkannya menapaki perjalanan kehidupan.

Momen tersebut menghadirkan suasana haru.

Di balik pencapaian yang kini diraih Roycke Harry Langie, tentu terdapat perjalanan panjang yang tidak selalu mudah. Ada pendidikan, penugasan, tanggung jawab, tantangan dan berbagai fase pengabdian yang harus dilalui hingga akhirnya mencapai salah satu jenjang tertinggi dalam institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Namun jauh sebelum seragam dan tanda pangkat menjadi bagian dari kehidupannya, ada tangan orang tua yang terlebih dahulu membimbingnya.

Ada ayah dan ibu yang membesarkan, mendidik, menanamkan nilai kehidupan, serta menyertakan doa dalam perjalanan sang anak.

Kini, ketika tiga bintang telah tersemat di pundaknya, kedua orang tua itu memang tidak lagi berada di sisinya untuk menyaksikan langsung pencapaian tersebut. Tidak ada lagi pelukan secara fisik atau ucapan selamat yang terdengar.

Namun nilai, kasih sayang dan doa yang pernah mereka berikan seakan tetap hidup dalam setiap langkah sang anak.

Setinggi apa pun seorang anak melangkah, ada satu tempat yang membuatnya kembali merasa sebagai seorang anak: di hadapan orang tuanya.

Ziarah tersebut seolah menjadi cara Roycke menyampaikan kabar kepada ayah dan ibundanya: perjalanan yang dahulu mereka iringi dengan doa telah mencapai sebuah titik penting.

Tiga bintang itu bukan hanya berbicara tentang keberhasilan seorang perwira tinggi Polri. Di baliknya terdapat perjalanan keluarga, pendidikan, pengorbanan dan nilai kehidupan yang telah ditanamkan sejak kecil.

Karena tidak sedikit keberhasilan seorang anak lahir dari perjuangan orang tua yang tidak pernah tercatat dalam lembar penghargaan.

Mereka bekerja dalam diam, berkorban tanpa banyak bicara, mendidik dengan kesabaran, serta mendoakan anak-anaknya tanpa meminta imbalan.

Ketika anaknya berhasil, kebahagiaan itulah yang menjadi hadiah terbesar bagi mereka.

Karena itu, momen Roycke Harry Langie di makam kedua orang tuanya menghadirkan pesan kehidupan yang jauh lebih besar daripada sekadar seremoni kenaikan pangkat.

Jabatan boleh berubah. Pangkat boleh bertambah. Bintang di pundak boleh semakin tinggi. Namun bakti seorang anak kepada orang tua tidak pernah mengenal batas waktu.

Dari makam kedua orang tuanya menuju amanah baru sebagai jenderal bintang tiga, perjalanan tersebut seperti mengingatkan bahwa keberhasilan tidak pernah sepenuhnya berdiri sendiri.

Ada orang-orang yang pernah berada di belakang kita ketika belum memiliki apa-apa. Ada tangan yang dahulu menggandeng ketika langkah masih kecil. Dan ada doa orang tua yang mungkin tidak pernah diketahui seberapa jauh telah mengantarkan seorang anak dalam kehidupannya.

Hari ini, Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K. telah mencapai jenjang yang hanya dapat diraih oleh sebagian kecil perwira Polri.

Namun di hadapan makam ayah dan ibundanya, ia tetaplah seorang anak.

Seorang anak yang datang membawa kerinduan.

Seorang anak yang datang membawa rasa syukur.

Dan seorang anak yang seakan ingin mempersembahkan tiga bintang itu kepada dua orang yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

“Kesuksesan seorang anak adalah kebahagiaan orang tua, bahkan ketika mereka sudah tidak lagi berada di dunia untuk menyaksikannya.”

Terima kasih atas pengabdian, dedikasi dan tanggung jawab yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Kapolda.

Selamat atas amanah dan pengabdian baru kepada Komjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K.

Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan setiap tanggung jawab kepada bangsa, negara dan masyarakat, serta selalu berada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250