Mengwi – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Mapeselang Menawa Ratna, Ngusaba Desa, Ngusaba Nini Medasar Balik Sumpah Utama di Desa Adat Sempidi, Kecamatan Mengwi, Sabtu (4/7). Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pelestarian adat, agama, dan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa secara simbolis menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp1,9 miliar untuk mendukung pelaksanaan karya sekaligus menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian pelaksanaan yadnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban krama adat dalam menyukseskan seluruh rangkaian upacara yang sarat akan nilai spiritual dan budaya.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan doa agar pelaksanaan karya berjalan dengan lancar serta membawa kedamaian, kerahayuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Desa Adat Sempidi. Menurutnya, yadnya yang dilaksanakan secara tulus merupakan bagian dari upaya menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan terus hadir memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan adat dan keagamaan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga warisan budaya Bali. Ia memastikan komitmen pemerintah untuk terus membantu masyarakat melalui berbagai program pembangunan, termasuk pemberian bantuan hibah bagi pelaksanaan kegiatan keagamaan dan adat.
Selain itu, Bupati mengajak seluruh krama Desa Adat Sempidi untuk terus mempertahankan semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Bali dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan adat maupun pembangunan. Semangat tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus melakukan penataan kawasan Kota Mangupura, termasuk wilayah Kelurahan Sempidi. Penataan tersebut diharapkan mampu mendukung perkembangan kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memperkuat wajah ibu kota Kabupaten Badung yang lebih tertata dan representatif.
Sementara itu, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana menjelaskan bahwa Karya Ngusaba Desa terakhir kali dilaksanakan pada tahun 1991. Puncak karya akan berlangsung pada Rabu (8/7) dan dirangkaikan dengan upacara Ngenteg Linggih di merajan rumah krama serta Pura Manca Negara se-Desa Adat Sempidi.
Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Badung beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang diberikan, baik melalui bantuan hibah maupun perhatian terhadap pelestarian adat dan budaya. Menurutnya, dukungan pemerintah yang dipadukan dengan semangat gotong royong seluruh krama adat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pelaksanaan karya.
Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Desa Adat Sempidi tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Utusan Bali I Komang Merta Jiwa, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Lurah Sempidi I Gusti Ayu Kade Oka Dewi Pertiwi, perwakilan Majelis Desa Adat Kabupaten Badung dan Kecamatan Mengwi, para manggala desa adat, tokoh masyarakat, serta krama Desa Adat Sempidi.
( K.I )
Langsung ke konten







