banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Hadiri Karya Piodalan di Pura Arya Wang Bang Pinatih, Bupati Adi Arnawa Dorong Pelestarian Tradisi dan Peningkatan SDM

Foto - Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya Piodalan di Pura Arya Wang Bang Pinatih Sibanggede.

ABIANSEMAL – Rangkaian Karya Piodalan Jelih, Metatah, Mepetik dan Mewinten di Pura Arya Wang Bang Pinatih, Banjar Bantas Kaja, Desa Sibanggede, Kecamatan Abiansemal, berlangsung khidmat pada Rabu (12/8). Karya yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Griya Dalem Sibanggede tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Kehadiran Bupati menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Badung terhadap keberlangsungan kehidupan adat, agama, dan tradisi masyarakat. Pelaksanaan karya yang dilaksanakan secara berkala tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menjaga warisan leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

banner 728x250

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh krama untuk senantiasa meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ia berharap pelaksanaan karya dapat berjalan lancar dan seluruh krama senantiasa dianugerahi kesehatan, kerahayuan, kedamaian, serta kesejahteraan.

Foto – Bupati Adi Arnawa Hadiri Karya Piodalan di Pura Arya Wang Bang Pinatih Sibanggede.

Bupati juga mendoakan agar seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan baik dan mencapai labda karya, sida sidaning don. Menurutnya, pelaksanaan yadnya yang dilandasi kebersamaan dan ketulusan menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Bali.

Selain berbicara mengenai aspek keagamaan, Bupati Adi Arnawa mengajak krama turut menjaga keberlangsungan sektor pariwisata, terutama melalui pemeliharaan keamanan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan. Menurutnya, sektor pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian sekaligus menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung.

Karena itu, ia mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam menjaga kondisi lingkungan agar tetap aman, bersih, dan nyaman. Hal tersebut dinilai penting mengingat kualitas lingkungan turut menentukan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Badung.

Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung keberlanjutan pariwisata, salah satunya melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur jalan baru. Pembangunan tersebut diarahkan untuk meningkatkan konektivitas sekaligus membantu mengurai persoalan kemacetan di sejumlah kawasan.

Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, pemerintah berharap mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan wisatawan yang berkunjung ke Badung merasa aman serta nyaman selama berada di wilayah Badung.

Di sisi lain, Bupati Adi Arnawa memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Badung yang ditujukan untuk meringankan beban masyarakat. Program tersebut mencakup bantuan hari raya keagamaan, bantuan bagi masyarakat lanjut usia, penyandang disabilitas, serta berbagai program sosial lainnya.

Tidak hanya memberikan perhatian pada kesejahteraan masyarakat, Pemkab Badung juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurut Bupati, pembangunan manusia memiliki kedudukan yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur karena kualitas SDM akan menentukan daya saing masyarakat Badung di masa depan.

Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui program pendidikan SMA gratis di Badung. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyiapkan program bantuan pendidikan jenjang S1 selama delapan semester dengan kuota sebanyak 1.500 orang.

Program tersebut menyasar anak-anak petani dan masyarakat yang berasal dari keluarga dengan penghasilan orang tua di bawah Rp5 juta. Seluruh biaya pendidikan dalam program tersebut ditanggung oleh pemerintah.

“Upaya ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan SDM Badung agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak diterima bekerja hanya karena terkendala pendidikan,” ujar Adi Arnawa.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Badung tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Pemerintah juga menempatkan pembangunan manusia sebagai salah satu prioritas utama agar masyarakat memiliki kemampuan dan daya saing yang lebih baik.

Menurutnya, akses pendidikan yang semakin luas akan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarganya. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Manggala Karya Wayan Artana melaporkan bahwa Karya Piodalan Jelih, Metatah, Mepetik dan Mewinten di Pura Arya Wang Bang Pinatih merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Karya tersebut merupakan warisan leluhur yang terus dijaga dan dilestarikan oleh krama pengempon.

Ia menjelaskan bahwa seluruh biaya pelaksanaan karya bersumber dari punia krama pengempon. Selain dukungan secara materiil, pelaksanaan karya juga dapat terlaksana berkat semangat gotong royong, kebersamaan, dan kerukunan seluruh krama.

Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut membuat berbagai rangkaian persiapan maupun pelaksanaan karya dapat dilakukan secara lebih praktis dan efisien sekaligus membantu meringankan beban masing-masing krama.

“Jumlah krama pengempon sebanyak 114 kepala keluarga (KK). Sementara peserta dalam rangkaian kegiatan meliputi metatah sebanyak 19 orang, tigang sasih sebanyak 7 orang, dan mawinten sebanyak 394 orang,” jelasnya.

Pelaksanaan karya tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat menyama braya dan gotong royong masyarakat dalam menjaga keberlangsungan tradisi leluhur. Selain memiliki makna keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarkrama dan menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya Bali.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Badung Nyoman Gede Wiradana, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Kepala Desa Sibanggede Wayan Darmika, Bendesa Adat Sibanggede Nyoman Surianta, Peiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih Badung Made Sutama, serta para pengempon Pura Arya Wang Bang Pinatih.

Melalui kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan masyarakat, Pemkab Badung kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan keberlangsungan adat, agama, serta budaya Bali. Sinergi tersebut diharapkan terus terpelihara sehingga pembangunan Badung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi jati diri daerah.

( NDR )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250