JAKARTA — Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah jabatan strategis di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Salah satu posisi penting yang mengalami pergantian adalah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri.
Kapolri menunjuk Irjen Pol Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. sebagai Kadiv Propam Polri menggantikan Irjen Pol Abdul Karim. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi ini menjadi bagian dari rotasi terhadap 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri.
Sebelum mendapatkan kepercayaan memimpin Divpropam Polri, Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap menjabat sebagai Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri. Sementara itu, Irjen Pol Abdul Karim yang sebelumnya menduduki posisi Kadiv Propam mendapat penugasan baru sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Pergantian jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi sekaligus untuk pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Penunjukan Nazly sebagai Kadiv Propam menempatkannya pada salah satu jabatan strategis di Mabes Polri. Divpropam memiliki fungsi penting dalam pengawasan internal, khususnya terkait pembinaan profesi, pengamanan internal, penegakan disiplin, serta penanganan pelanggaran kode etik profesi anggota Polri.
Dengan tanggung jawab tersebut, Kadiv Propam memiliki posisi penting dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas personel kepolisian. Kepemimpinan Nazly akan bersinggungan langsung dengan upaya penguatan pengawasan internal dan penegakan aturan terhadap anggota Polri.
Pernah Bertugas di BIN
Mahmud Nazly Harahap memiliki perjalanan karier yang panjang sebelum dipercaya memimpin Divpropam Polri. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 dan pernah menduduki sejumlah jabatan di lingkungan kepolisian.
Salah satu penugasannya adalah sebagai Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN). Penugasan tersebut dijalaninya sejak Desember 2023 hingga Juni 2026. Setelah itu, Nazly dipercaya menjadi Kakorsabhara Baharkam Polri sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Kadiv Propam.
Pengalaman Nazly tidak hanya berada di tingkat pusat. Dalam perjalanan kariernya, ia juga pernah mengemban jabatan kewilayahan sebagai Kapolres Bandung. Rekam jejak tersebut memperlihatkan pengalaman penugasannya yang mencakup fungsi kewilayahan, intelijen hingga operasional kepolisian.
Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap lahir pada 10 Februari 1974. Selain merupakan lulusan Akpol 1997, ia tercatat memiliki latar belakang pendidikan lanjutan di bidang hukum dan manajemen.
Pada November 2025, Nazly juga menerima tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas jasa dan pengabdiannya.
Kini, kepercayaan sebagai Kadiv Propam membawa Nazly pada tanggung jawab baru. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap Polri yang profesional, transparan dan akuntabel, Divpropam menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum, disiplin dan kode etik profesi.
Pergantian kepemimpinan Divpropam sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi organisasi di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Dari total 88 personel yang masuk dalam mutasi 2 Oktober 2026 tersebut, Polri menyebut 70 personel memperoleh promosi atau menduduki jabatan baru.
Dengan pengalaman panjang di kepolisian, penugasan di BIN, jabatan Kakorsabhara hingga pengalaman memimpin kepolisian di tingkat kewilayahan, Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap kini mengemban amanah untuk memimpin Divisi Profesi dan Pengamanan Polri—fungsi yang berperan sentral dalam menjaga disiplin, etika dan pengawasan internal Korps Bhayangkara.
( dd99 )
Langsung ke konten







