JEMBRANA – Komitmen Polres Jembrana dalam membangun pelayanan publik yang cepat, transparan, profesional, humanis, dan berintegritas kembali mendapatkan pengakuan. Di bawah kepemimpinan Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, Polres Jembrana berhasil meraih Predikat Pelayanan Prima (A) dari Kapolri berdasarkan Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu bukti atas konsistensi jajaran Polres Jembrana dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian sekaligus membangun birokrasi yang semakin bersih, akuntabel, terbuka, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya kepada Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora dalam rangkaian apel pagi yang berlangsung di Mapolda Bali, Selasa (11/8/2026).
Momentum tersebut bukan sekadar seremoni penyerahan penghargaan. Lebih dari itu, predikat Pelayanan Prima menjadi bentuk pengakuan sekaligus tanggung jawab bagi jajaran Polres Jembrana untuk terus menjaga standar pelayanan publik yang telah dibangun.
Dalam amanatnya, Kapolda Bali memberikan apresiasi kepada satuan kerja dan satuan wilayah yang berhasil meraih penghargaan. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen dan dedikasi jajaran dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen jajaran dalam membangun birokrasi yang bersih dan akuntabel, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolda Bali.
Bukan Titik Akhir, tetapi Tanggung Jawab
Menanggapi penghargaan tersebut, Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora menegaskan bahwa predikat Pelayanan Prima (A) tidak boleh membuat jajaran berpuas diri.
Sebaliknya, penghargaan itu harus menjadi energi baru sekaligus pelecut semangat bagi seluruh personel Polres Jembrana untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Kapolres, kualitas pelayanan kepolisian harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelayanan bukan hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi dan pemenuhan standar, tetapi juga menyangkut bagaimana setiap personel mampu melayani masyarakat secara cepat, mudah, transparan, profesional, dan humanis.
“Predikat ini adalah hasil kerja keras seluruh personel. Namun, ini bukan titik akhir, melainkan tanggung jawab besar untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat dengan hadir secara humanis, cepat, dan berintegritas,” ujar AKBP Cheery.
Kepercayaan masyarakat, menurutnya, merupakan modal penting bagi institusi kepolisian. Karena itu, setiap anggota dituntut menjaga integritas serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian utama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Tegas Tolak Pungli
Di balik capaian tersebut, Polres Jembrana juga menegaskan komitmennya menjaga pelayanan publik dari berbagai praktik yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat.
Kapolres Jembrana menegaskan tidak memberikan ruang terhadap segala bentuk pungutan liar (pungli) maupun tindakan personel yang menyimpang dari ketentuan dan dapat mencederai kepercayaan publik.
Seluruh bentuk pelayanan harus dilaksanakan sesuai aturan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Setiap personel juga dituntut melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta menjunjung tinggi integritas.
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam mempertahankan kualitas pelayanan. Sebab, predikat Pelayanan Prima bukan hanya berbicara mengenai penghargaan, tetapi juga konsistensi dalam memberikan kepastian, kenyamanan dan kemudahan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian.
Tidak boleh ada pelayanan yang dipersulit, tidak transparan ataupun keluar dari prosedur. Masyarakat harus mendapatkan hak pelayanan secara adil dan profesional tanpa adanya praktik yang bertentangan dengan ketentuan.
Perkuat Zona Integritas
Prestasi Polres Jembrana tersebut sekaligus sejalan dengan komitmen Polda Bali dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian.
Pembangunan Zona Integritas menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong terciptanya tata kelola organisasi yang bersih, transparan dan akuntabel, sekaligus mempersempit ruang terjadinya penyimpangan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, penghargaan yang diterima Polres Jembrana diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah predikat administratif, melainkan benar-benar tercermin dalam kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat setiap hari.
Mulai dari pelayanan administrasi kepolisian, penerimaan laporan dan pengaduan, penanganan perkara hingga berbagai bentuk pelayanan langsung lainnya, seluruhnya diharapkan terus mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis.
Capaian ini juga menjadi bukti bahwa perubahan pelayanan publik membutuhkan kerja bersama. Tidak hanya bergantung pada pimpinan, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh personel dari setiap fungsi dan satuan untuk menjaga standar pelayanan serta menjalankan tugas dengan integritas.
Menjaga Kepercayaan Masyarakat
Bagi Polres Jembrana, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah penghargaan diterima. Mempertahankan predikat Pelayanan Prima membutuhkan konsistensi, evaluasi berkelanjutan dan keberanian melakukan perbaikan apabila ditemukan kekurangan.
Ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian juga terus berkembang. Masyarakat menginginkan pelayanan yang semakin cepat, mudah diakses, transparan, tidak berbelit-belit serta memberikan kepastian.
Karena itu, Polres Jembrana berkomitmen menjadikan penghargaan Kapolri tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Penghargaan juga menjadi apresiasi bagi seluruh personel yang selama ini bekerja di berbagai lini pelayanan. Kerja keras, kedisiplinan, profesionalisme dan konsistensi mereka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan Polres Jembrana memperoleh predikat tertinggi tersebut.
Dengan semangat pelayanan yang terus diperkuat, Polres Jembrana optimistis mampu mempertahankan predikat Pelayanan Prima sekaligus menghadirkan wajah kepolisian yang semakin profesional, modern dan humanis.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pelayanan publik bukan semata-mata terletak pada piagam maupun penghargaan yang diterima, tetapi pada seberapa besar masyarakat merasakan kemudahan, kepastian, keadilan dan kehadiran Polri ketika membutuhkan pelayanan maupun perlindungan.
Predikat Pelayanan Prima (A) pun menjadi energi baru bagi Polres Jembrana untuk terus bergerak dan berbenah—menjaga integritas, menolak pungli, meningkatkan profesionalisme serta menghadirkan pelayanan terbaik sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang semakin dekat serta dipercaya publik.
( dd99 )
Langsung ke konten







