DENPASAR — Upaya menanamkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada generasi muda terus diperkuat. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Bela Negara bagi siswa-siswi SMP se-Kota Denpasar di Markas Komando (Mako) Lanal Denpasar, Sabtu (5/9/2026).
Upacara penutupan dipimpin Perwira Staf Teritorial (Paster) Lanal Denpasar yang hadir mewakili Komandan Lanal Denpasar. Berlangsung dengan tertib dan khidmat, penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kedisiplinan yang telah dijalani para peserta.
Pelatihan Bela Negara berlangsung selama dua hari satu malam dan diikuti ratusan perwakilan siswa-siswi SMP dari berbagai wilayah di Kota Denpasar. Selama mengikuti kegiatan dan berada di lingkungan Mako Lanal Denpasar, para peserta menjalani berbagai pembekalan yang dirancang untuk membangun mental, karakter, rasa tanggung jawab, kebersamaan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Tidak hanya mendapatkan materi di dalam ruangan, para peserta juga mengikuti sejumlah kegiatan lapangan. Materi yang diberikan antara lain wawasan kebangsaan, kepemimpinan, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pembentukan mental, kedisiplinan, kerja sama, hingga pengenalan nilai-nilai kebaharian.
Melalui rangkaian tersebut, para siswa diharapkan memahami bahwa bela negara tidak semata-mata berkaitan dengan aspek pertahanan secara fisik. Semangat bela negara juga dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, tanggung jawab, menghormati sesama, menjaga persatuan, menaati aturan, belajar dengan sungguh-sungguh, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam amanatnya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Paster Lanal Denpasar menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme seluruh siswa yang mampu mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Ia menegaskan, penanaman jiwa nasionalisme dan cinta tanah air merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Terlebih, perkembangan zaman membawa berbagai tantangan baru yang menuntut generasi penerus bangsa tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga mental yang kuat, disiplin, berintegritas, serta tetap berpegang teguh pada jati diri bangsa Indonesia.
“Melalui kegiatan Bela Negara ini, kami berharap lahir generasi muda yang tangguh, berkarakter, memiliki rasa cinta tanah air yang kuat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Paster Lanal Denpasar di hadapan seluruh peserta upacara.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa apa yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti setelah para peserta meninggalkan Mako Lanal Denpasar. Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan dan nasionalisme yang telah ditanamkan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Para siswa juga diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi teman-temannya. Dari langkah sederhana seperti datang tepat waktu, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, menjaga toleransi, menghindari perundungan, hingga merawat persatuan di tengah keberagaman, semangat bela negara dapat diwujudkan secara nyata oleh generasi muda.
Penutupan kegiatan ditandai dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis serta penyerahan sertifikat pelatihan. Momentum tersebut menjadi penanda bahwa seluruh peserta telah menyelesaikan rangkaian pembinaan yang berlangsung selama dua hari satu malam.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan Bela Negara SMP se-Kota Denpasar menjadi bagian dari upaya membangun fondasi karakter generasi penerus bangsa sejak usia sekolah. Pendidikan karakter dinilai memiliki posisi penting di tengah derasnya perkembangan teknologi, informasi, media sosial, serta berbagai perubahan sosial yang dihadapi generasi muda.
Melalui pembinaan yang terarah, para pelajar diharapkan memiliki kemampuan untuk menghadapi perkembangan zaman secara cerdas tanpa kehilangan identitas, nilai kebangsaan, rasa persatuan, dan kecintaan terhadap Indonesia.
Penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Lanal Denpasar untuk mengambil bagian dalam pembinaan generasi muda, khususnya di Kota Denpasar dan Bali secara umum. Sebagai bagian dari TNI Angkatan Laut, Lanal Denpasar tidak hanya menjalankan tugas sesuai bidang pertahanan dan keamanan maritim, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun kesadaran bela negara di tengah masyarakat.
Dari Mako Lanal Denpasar, semangat kebangsaan tersebut ditanamkan kepada para pelajar sebagai generasi yang kelak akan memegang estafet kepemimpinan bangsa.
Harapannya, pengalaman mengikuti Pelatihan Bela Negara ini menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang disiplin, tangguh, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, menghargai keberagaman serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dengan berakhirnya pelatihan, para peserta kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing membawa pesan penting: bela negara dimulai dari karakter, kedisiplinan, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
( dd99 )
Langsung ke konten







