DENPASAR – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan satu-satunya bentuk pengabdian Polri. Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk memastikan alam tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Semangat tersebut diwujudkan Polda Bali melalui gerakan Green Policing dengan menggelar aksi bersih lingkungan dan penanaman pohon di kawasan GOR Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (16/10/2026) pukul 16.00 Wita.
Kegiatan dipimpin langsung Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.Si., bersama jajaran personel Polda Bali. Para personel turun langsung menyisir kawasan sekitar GOR Ngurah Rai, memungut dan membersihkan sampah yang ditemukan di area fasilitas publik tersebut.
Aksi ini membawa pesan sederhana namun penting: kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan. Kebersihan ruang publik tidak hanya bergantung kepada petugas kebersihan ataupun pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat.
Tidak berhenti pada kegiatan membersihkan sampah, gerakan Green Policing tersebut juga dilanjutkan dengan penanaman pohon. Langkah ini menjadi simbol sekaligus tindakan nyata untuk memperkuat penghijauan dan menjaga kualitas lingkungan.
Penanaman pohon memiliki nilai jangka panjang. Pohon yang ditanam dan dirawat hari ini diharapkan kelak memberikan manfaat ekologis, menciptakan lingkungan lebih teduh dan asri, serta menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam di tengah perkembangan kawasan perkotaan.
Melalui gerakan tersebut, Polda Bali juga ingin membangun kesadaran bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya melalui slogan atau imbauan. Perubahan membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pencemaran, menjaga fasilitas umum hingga menanam dan merawat pohon.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menyampaikan bahwa Green Policing merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan sekaligus sarana mengajak masyarakat membangun budaya hidup bersih dan sehat.
“Melalui kegiatan ini, Polda Bali ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memulai dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, serta menanam dan merawat pohon. Jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, langkah kecil tersebut akan memberikan dampak besar bagi kelestarian alam Bali,” ujar Kombes Pol. Ariasandy.
Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat mempunyai hubungan erat dengan kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, kesadaran menjaga alam perlu dibangun sebagai kebiasaan sehari-hari dan bukan sekadar dilakukan ketika ada kegiatan atau program tertentu.
Gerakan Green Policing sekaligus memperluas makna kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman serta pelayanan, personel kepolisian juga dapat menjadi bagian dari gerakan sosial yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
Terlebih Bali merupakan daerah yang kehidupan masyarakat, budaya, pariwisata dan perekonomiannya memiliki keterkaitan erat dengan kelestarian alam. Kebersihan lingkungan dan keberadaan ruang hijau menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus wajah Pulau Dewata.
Karena itu, aksi membersihkan lingkungan dan menanam pohon di kawasan GOR Ngurah Rai diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pesan yang dibawa melalui Green Policing diharapkan dapat menumbuhkan gerakan serupa di lingkungan keluarga, banjar, desa, sekolah, perkantoran hingga berbagai ruang publik lainnya.
Polda Bali juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak membuang sampah sembarangan mungkin terlihat sebagai tindakan kecil, begitu pula menanam satu pohon atau membersihkan lingkungan sekitar. Namun ketika dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan, tindakan sederhana tersebut dapat menghasilkan perubahan besar.
Menjaga Bali berarti tidak hanya menikmati keindahan alamnya, tetapi juga ikut bertanggung jawab merawatnya.
Melalui Green Policing, Polda Bali ingin menegaskan pesan bahwa keamanan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan merupakan bagian yang saling berkaitan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang berkualitas.
Aksi yang dipimpin Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa tersebut menjadi salah satu langkah konkret untuk menumbuhkan kepedulian itu: turun langsung membersihkan lingkungan, menanam pohon, sekaligus mengajak masyarakat bergerak bersama.
Sebab alam Bali yang diwariskan kepada generasi mendatang sangat ditentukan oleh tindakan yang dilakukan hari ini.
Bali yang bersih, hijau, sehat dan lestari bukan hanya harapan, tetapi tanggung jawab bersama.
( dd99 )
Langsung ke konten







