banner 1080x250
banner 728x250

Polri Bikin PDRM Terpukau! Malaysia Pelajari Metode Pengungkapan Pilot Pembawa Puluhan Ribu Ekstasi di Bandara Soekarno-Hatta

Foto - PDRM Akui Penasaran, Pelajari Metode Polri Ungkap Pilot Pembawa Narkoba.

JAKARTA – Keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkap penyelundupan narkotika internasional yang melibatkan seorang pilot asal Malaysia mendapat perhatian serius dari Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM). Profesionalisme dan kemampuan aparat penegak hukum Indonesia dalam membongkar kasus tersebut bahkan memicu rasa penasaran otoritas Malaysia terhadap metode deteksi dan penyelidikan yang digunakan Polri.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika (JSJN) Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengakui pihaknya tengah mempelajari bagaimana Polri berhasil mengidentifikasi dan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

banner 728x250

Dalam konferensi pers yang digelar di Markas Kontingen Kepolisian Selangor pada Selasa (4/8/2026), Hussein Omar Khan menyampaikan bahwa hingga kini PDRM masih mengumpulkan informasi mengenai teknik dan strategi yang diterapkan aparat Indonesia hingga mampu mengungkap jaringan penyelundupan tersebut.

“Kami masih mendapatkan informasi tentang bagaimana mereka berhasil mendeteksi aktivitas tersebut,” ujar Hussein Omar Khan sebagaimana dikutip dari media Malaysia.

Menurutnya, terdapat sejumlah kemungkinan metode yang digunakan Polri, mulai dari sistem penyaringan penumpang, pemeriksaan fisik, pemanfaatan intelijen, hingga kombinasi berbagai teknik investigasi modern yang berujung pada pemeriksaan secara selektif terhadap pelaku.

“Apakah mereka menggunakan sistem penyaringan, pemeriksaan fisik, kombinasi keduanya, atau hasil intelijen yang berujung pada pemeriksaan acak, kami saat ini sedang memeriksa semua itu,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengakuan tersendiri atas kemampuan aparat penegak hukum Indonesia dalam menangani kejahatan narkotika lintas negara yang semakin kompleks. Pengungkapan kasus ini dinilai tidak hanya menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar, tetapi juga membuka peluang terbongkarnya jaringan internasional yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara.

Meski menaruh perhatian terhadap metode kerja Polri, Hussein Omar Khan menegaskan fokus utama PDRM saat ini tetap pada kerja sama dengan aparat penegak hukum Indonesia untuk mengusut tuntas jaringan yang terlibat. Kolaborasi kedua negara dinilai sangat penting mengingat peredaran narkotika merupakan kejahatan transnasional yang membutuhkan pertukaran informasi, intelijen, serta koordinasi lintas batas.

Kasus yang menyeret seorang pilot asal Malaysia tersebut sebelumnya menyita perhatian publik setelah aparat Indonesia berhasil menggagalkan penyelundupan puluhan ribu butir ekstasi yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional. Pengungkapan itu menjadi salah satu operasi besar yang menunjukkan keseriusan Polri dalam memerangi peredaran narkoba serta memperkuat pengawasan di pintu masuk Indonesia.

Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas bahwa kerja intelijen, kemampuan analisis, serta sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam memutus mata rantai penyelundupan narkotika yang terus berkembang dengan berbagai modus baru.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250