banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Akselerasi Badung Berdaulat Pangan dan Berdikari, TP PKK dan Kesbangpol Badung Jalin Sinergi Strategis dengan Blitar dan Surabaya

Foto - Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa bersama rombongan saat melakukan studi komparasi di Perpustakaan Bung Karno, Blitar.

Surabaya – Dalam rangka mempercepat terwujudnya program Badung Berdaulat Pangan dan Berdikari, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung melaksanakan studi komparasi ke Kabupaten Blitar dan Kota Surabaya, Senin (22/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Badung untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan ekonomi kerakyatan, serta memperkokoh nilai-nilai persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa didampingi Kepala Kesbangpol Kabupaten Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa beserta jajaran. Studi komparasi tersebut bertujuan untuk menyerap berbagai praktik terbaik, inovasi, dan pengalaman unggulan yang telah berhasil diterapkan di daerah tujuan sehingga dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai dengan potensi lokal Kabupaten Badung.

banner 728x250

Kunjungan diawali di Perpustakaan Bung Karno, Blitar. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Kepala UPT Perpustakaan Bung Karno Nurny Syam bersama Pustakawan Ahli Utama Hartono. Dalam kesempatan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai sistem pengelolaan perpustakaan modern, pengarsipan dokumen sejarah, hingga upaya pelestarian nilai-nilai perjuangan bangsa melalui literasi dan edukasi sejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan ziarah ke Makam Proklamator Republik Indonesia, Bung Karno, yang diterima oleh Kepala Bidang Kawasan Makam Bung Karno Adi Ardila. Ziarah tersebut menjadi momentum refleksi untuk meneladani semangat perjuangan, nasionalisme, serta pengabdian Bung Karno dalam membangun bangsa dan negara.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Rumah Kelahiran Bung Karno dan Museum 10 November di Surabaya. Di lokasi tersebut, rombongan diterima oleh Kurator Museum Mochammad Triatmantio Agustiono yang memberikan penjelasan terkait koleksi sejarah, dokumentasi perjuangan para pahlawan, serta nilai-nilai heroisme yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat semangat kebangsaan.

Selain memperdalam wawasan kebangsaan, rombongan juga melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar Suhendro Winarso, Wakil Ketua Mohamad Irbaun, serta perwakilan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai strategi penguatan wawasan kebangsaan, pembauran masyarakat, serta sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas daerah.

Agenda berikutnya dilaksanakan di PT Sumber Kelapa Beky Farm yang bergerak di bidang peternakan ayam petelur dan ayam potong. Kunjungan ini turut didampingi Wakil Bupati Blitar Arina Andriani. Rombongan mempelajari sistem pengelolaan peternakan, pola kemitraan, serta strategi pengembangan usaha berbasis masyarakat yang dinilai berhasil mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa studi komparasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya di sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh selama kunjungan akan menjadi referensi penting dalam merumuskan kebijakan dan program yang adaptif sesuai karakteristik wilayah Badung.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar menjelaskan bahwa keberhasilan penguatan ketahanan pangan di daerahnya tidak terlepas dari keterlibatan aktif TNI dan Polri melalui peran Babinsa dan aparat kepolisian yang secara intensif mendampingi petani, khususnya dalam pengelolaan komoditas strategis seperti padi dan jagung.

Di sisi lain, penguatan ekonomi masyarakat desa juga didorong melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengembangkan berbagai unit usaha mandiri, salah satunya peternakan ayam petelur dan ayam potong. Inisiatif tersebut terbukti mampu memperkuat ketersediaan pangan daerah sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Badung dan Kabupaten Blitar sepakat menjajaki kerja sama dalam pengelolaan, penyediaan, serta pemasaran telur hasil produksi BUMDes. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar, menjaga kualitas produk, memperkuat rantai distribusi, serta memberikan manfaat ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua daerah.

Melalui studi komparasi ini, Pemerintah Kabupaten Badung diharapkan semakin mantap dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan, memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan, serta meneguhkan semangat persatuan dan kebangsaan demi mewujudkan masyarakat Badung yang sejahtera dan berdikari.

( K.I )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250