banner 1080x250
banner 728x250

37 Peserta Tuntaskan Basic Pool Rescue Training, BASIS Bali–Balawista Perkuat Kompetensi Security dan Keselamatan Pariwisata

Foto - Basic Pool Rescue Training Ditutup, 37 Peserta Siap Perkuat Keamanan dan Keselamatan Pariwisata Bali.

BADUNG – Pelaksanaan Basic Pool Rescue Training yang digelar Basis Keamanan dan Keselamatan (BASIS) Bali bekerja sama dengan Balawista Indonesia resmi berakhir setelah berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026, di Kolam Renang Tirta Yasa, Desa Mambal, Kabupaten Badung, Bali.

Pelatihan yang diikuti 37 peserta dari berbagai hotel dan beach club di Bali tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di sektor keamanan dan keselamatan pariwisata, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan melakukan tindakan penyelamatan di lingkungan kolam renang.

banner 728x250

Selama dua hari, para peserta tidak hanya dituntut memahami prinsip-prinsip keselamatan, tetapi juga meningkatkan kesiapan, ketenangan, kedisiplinan dan kemampuan mengambil tindakan ketika menghadapi kondisi darurat.

Pelatihan ini menjadi penting mengingat petugas keamanan atau security di hotel dan tempat wisata dalam praktiknya tidak hanya bertanggung jawab terhadap keamanan aset dan ketertiban lingkungan. Mereka juga kerap menjadi personel yang berada di garis depan ketika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

Dari peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, terdapat sejumlah pengurus dan anggota BASIS Bali yang telah memiliki ijazah Gada Utama, yakni Dewa Wisarjana, Putu Sugiarta, Nyoman Sariana/Dede, Putra Supmana, Wayan Antara Kusuma/Jro Ibon, dan Gusti Agung Kamajaya.

Keterlibatan mereka sekaligus menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi tidak berhenti setelah memperoleh kualifikasi di bidang pengamanan. Pengetahuan mengenai keselamatan dan penyelamatan tetap perlu diasah karena tantangan petugas keamanan di kawasan pariwisata semakin kompleks.

Security Bukan Sekadar Menjaga, tetapi Harus Siap Menghadapi Kondisi Darurat

Pada pembukaan pelatihan, Kepala Balawista Bali I Made Suparka menekankan pentingnya posisi security dalam sistem keamanan dan keselamatan sebuah hotel.

Menurutnya, security saat ini menjadi salah satu tulang punggung pengamanan hotel. Terlebih, sejumlah hotel telah memiliki quick responder group, di mana personel security biasanya memegang peranan penting ketika muncul kondisi yang membutuhkan respons cepat.

“Pengamanan di hotel itu sekarang tulang punggungnya security. Apalagi sekarang tiap hotel ada quick responder group. Biasanya security yang memegang peranan di sana,” ujar I Made Suparka, Sabtu (19/9/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan security menjadi semakin penting karena mereka merupakan salah satu unsur yang tetap menjalankan tugas pengamanan ketika sebagian karyawan dari divisi lain telah menyelesaikan jam kerja.

Karena itu, menurut Suparka, kemampuan penyelamatan di air sangat relevan untuk diberikan kepada security, terutama mereka yang bekerja di hotel, resort, beach club maupun kawasan wisata yang memiliki fasilitas kolam renang.

Kolam renang, kata dia, tetap memiliki potensi risiko kecelakaan. Kedalaman kolam mungkin berbeda-beda, tetapi kemungkinan terjadinya kondisi darurat tidak boleh dianggap sepele.

“Security harus menambah ilmu. Ketika yang lain sudah selesai bekerja, siapa yang masih ada di sekitar sana? Yang pasti security,” ujarnya.

Risiko tersebut juga dapat meningkat di kawasan pariwisata dan tempat hiburan. Tamu yang kembali ke hotel setelah mengonsumsi minuman beralkohol, misalnya, membutuhkan perhatian tersendiri karena berpotensi mengalami kecelakaan, termasuk terjatuh maupun mengalami insiden di sekitar kolam.

Namun, Suparka mengingatkan bahwa keselamatan tidak hanya berbicara mengenai kecelakaan di dalam air.

Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Menurut Suparka, potensi kecelakaan bisa muncul di berbagai bagian hotel. Area front office, kamar, kamar mandi, lorong maupun fasilitas lainnya dapat menjadi lokasi terjadinya kecelakaan seperti terpeleset dan terjatuh.

Karena itu, kemampuan dasar menghadapi kondisi darurat idealnya tidak hanya dimiliki lifeguard ataupun security.

“Bukan lifeguard saja yang harus di-training, bukan security saja, tetapi seluruh komponen pegawai dan karyawan yang ada di hotel perlu menambahkan ilmunya,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya membangun budaya keselamatan secara menyeluruh dalam industri pariwisata. Keselamatan wisatawan tidak semestinya hanya dibebankan kepada satu divisi, tetapi menjadi bagian dari tanggung jawab bersama seluruh unsur operasional.

Suparka mencontohkan pengelolaan keselamatan di wahana permainan air dengan jumlah pengunjung yang dapat mencapai ribuan orang setiap hari. Dalam kondisi tersebut, petugas seperti lifeguard dan pool attendant membutuhkan pelatihan berkala agar kemampuan dan kesiapsiagaan mereka tetap terjaga.

Menurutnya, terdapat tempat wisata air dengan sekitar 150 petugas yang mendapatkan pelatihan dua kali dalam setahun. Pelatihan berulang diperlukan untuk menyegarkan kembali kemampuan petugas sekaligus meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan.

“Diingatkan terus, di-refresh, jangan sampai ada suatu kecelakaan,” kata Suparka, yang diketahui baru kembali dari kegiatan memberikan pelatihan lifeguard di Ambon.

BASIS Bali Dorong Profesionalisme Security

Pelaksanaan Basic Pool Rescue Training ini juga menjadi bagian dari komitmen BASIS Bali untuk mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang keamanan dan keselamatan.

BASIS Bali dipimpin Ketua Dewa Wisarjana, didampingi Wakil Ketua Wayan Antara Kusuma atau Jro Ibon, serta Sekretaris Jenderal Putu Sugiarta.

Melalui kolaborasi bersama Balawista Indonesia, pelatihan ini diharapkan memperluas paradigma mengenai profesi security. Petugas keamanan tidak cukup hanya menguasai pengamanan fisik, pengawasan lingkungan maupun pencegahan gangguan keamanan, tetapi juga perlu mempunyai kemampuan pendukung dalam menghadapi kondisi darurat.

Terlebih Bali merupakan salah satu destinasi pariwisata internasional dengan ribuan fasilitas akomodasi, hotel, vila, beach club, restoran dan tempat hiburan yang setiap hari melayani wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam lingkungan tersebut, faktor security, safety, service dan emergency response saling berkaitan. Respons awal yang cepat dan tepat dapat menjadi faktor penting ketika terjadi keadaan darurat sebelum penanganan lebih lanjut diberikan oleh tenaga yang memiliki kewenangan dan kompetensi khusus.

Pelatihan Berakhir, Kompetensi Harus Terus Diasah

Berakhirnya Basic Pool Rescue Training pada Minggu (20/9/2026) bukan berarti proses peningkatan kemampuan para peserta berhenti.

Sebaliknya, penutupan pelatihan menjadi momentum agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama dua hari terus dilatih dan diterapkan sesuai standar operasional di tempat kerja masing-masing.

Sebanyak 37 peserta kini membawa pulang pengalaman dan pengetahuan tambahan yang dapat menjadi bekal ketika menjalankan tugas di hotel maupun beach club tempat mereka bekerja.

Semangat yang dibangun melalui pelatihan ini sederhana tetapi memiliki arti besar: petugas keamanan harus siap bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga ketika keselamatan seseorang berada dalam kondisi darurat.

Kolaborasi BASIS Bali dan Balawista Indonesia melalui Basic Pool Rescue Training sekaligus menunjukkan bahwa keamanan dan keselamatan merupakan dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam menjaga kualitas industri pariwisata Bali.

Dengan petugas yang semakin profesional, terlatih dan memiliki kemampuan respons darurat, lingkungan pariwisata diharapkan semakin aman dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat maupun wisatawan.

Pelatihan boleh selesai dalam dua hari, tetapi kesiapsiagaan tidak boleh berhenti ketika sertifikat diterima. Kemampuan harus terus diasah, prosedur harus terus dilatih, dan keselamatan manusia harus tetap menjadi prioritas utama.

Sebab dalam situasi darurat, beberapa menit—bahkan beberapa detik pertama—dapat menjadi sangat menentukan.

( dd99 )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250