banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Ketua K3S Badung Buka Muscab VIII Pertuni Badung, Perkuat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Menuju Badung Inklusif

Foto - Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mengapresiasi prestasi dan semangat berkarya anggota Pertuni Badung yang terus mengharumkan nama daerah di bidang seni budaya.

Badung – Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kabupaten Badung yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Komisi Disabilitas Daerah (KDD) Kabupaten Badung Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berkarya Tanpa Batas, Bersama Membangun Masa Depan” tersebut berlangsung di Wantilan DPRD Kabupaten Badung, Rabu (15/7).

Muscab dan rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan, pemberdayaan, perlindungan hak, serta peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas, khususnya penyandang tuna netra di Kabupaten Badung.

banner 728x250

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Ketua DPD Pertuni Provinsi Bali, Ketua DPC Pertuni Kabupaten Badung, perwakilan camat se-Kabupaten Badung, Ketua KOMDA Lansia Badung, Ketua Forum Karang Taruna Badung, jajaran Komisi Disabilitas Daerah Kabupaten Badung, Ketua Yayasan Bunga Bali, Perbekel Desa Abiansemal, serta anggota Pertuni dan para undangan dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Badung, jajaran K3S, Pertuni, Komisi Disabilitas Daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan Muscab dan rapat kerja dapat berlangsung dengan baik dan lancar.

Ia mengaku bangga terhadap semangat dan prestasi yang telah ditunjukkan anggota Pertuni Kabupaten Badung. Menurutnya, berbagai karya yang dihasilkan membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rasniathi mengungkapkan bahwa dirinya belum lama ini berkesempatan menyaksikan secara langsung latihan Arja Duduk yang dibawakan anggota Pertuni Badung, bahkan turut menyaksikan penampilan mereka pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Penampilan tersebut dinilainya sangat membanggakan karena mampu menunjukkan kemampuan seni yang luar biasa sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Badung.

“Keterbatasan penglihatan sama sekali tidak menjadi penghalang untuk berkarya. Justru semangat, ketekunan, dan kerja keras yang ditunjukkan menjadi inspirasi bagi kita semua. Saya berharap semangat seperti ini terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga semakin banyak prestasi yang lahir dari saudara-saudara kita di Pertuni Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rasniathi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung melalui K3S akan terus berkomitmen memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas melalui berbagai program, mulai dari peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, ruang berekspresi di bidang seni dan budaya, hingga berbagai program kesejahteraan sosial yang bertujuan meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas tidak seharusnya dipandang hanya sebagai penerima bantuan, melainkan sebagai bagian penting dari pembangunan yang memiliki hak, kesempatan, potensi, dan kemampuan yang sama untuk berkontribusi dalam kemajuan daerah.

Rasniathi berharap Musyawarah Cabang VIII Pertuni Kabupaten Badung mampu menghasilkan kepengurusan baru yang semakin solid, profesional, dan mampu menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan anggota. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi penyandang disabilitas, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Badung yang inklusif, ramah disabilitas, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warganya.

Sementara itu, Ketua DPC Pertuni Kabupaten Badung Anak Agung Mayun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung beserta K3S Badung atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada Pertuni. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kemampuan, kemandirian, serta berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.

Rangkaian Musyawarah Cabang VIII Pertuni Kabupaten Badung akan dilanjutkan dengan pemilihan kepengurusan baru untuk periode berikutnya serta penyusunan program kerja prioritas yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pemberdayaan penyandang disabilitas di Kabupaten Badung. Diharapkan melalui forum ini lahir berbagai gagasan dan kebijakan yang mampu memperkuat peran penyandang disabilitas sebagai bagian dari pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

( K.I )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250