banner 1080x250
banner 728x250
Daerah  

Badung Jajaki Kerja Sama dengan Inggris, Percepat Transformasi Transportasi Hijau dan Penanganan Kemacetan

Foto - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Inggris yang dipimpin Minister Counsellor for Development Peter Rajadiston di Puspem Badung.

BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat komitmen menjaga daya saing wilayah sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia. Berbagai langkah inovatif dijajaki untuk mempercepat penanganan persoalan perkotaan, khususnya kemacetan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di wilayah Badung.

Komitmen tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Inggris melalui kunjungan resmi delegasi Kedutaan Besar Inggris ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Delegasi yang dipimpin Minister Counsellor for Development Kedutaan Besar Inggris, Peter Rajadiston, bersama tim teknis serta mitra pelaksana dari PwC, diterima Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Ruang Kriya Gosana I, Puspem Badung, Jumat (21/8).

banner 728x250

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan infrastruktur hijau, transportasi berkelanjutan dan penataan mobilitas perkotaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung upaya Pemkab Badung menghadirkan sistem transportasi yang lebih modern, tertata dan ramah lingkungan.

Foto – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan delegasi Kedutaan Besar Inggris yang dipimpin Minister Counsellor for Development Peter Rajadiston di Puspem Badung.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Luh Suryaniti, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Asisten III Bidang Administrasi Umum I Wayan Wijana, Kepala Dinas PUPR I Nyoman R. Karyasa, Kepala Dinas Perhubungan AA Gde Rahmadi, serta Kabag Kerja Sama Ida Ayu Yutri Indahgustari.

Bupati Adi Arnawa menyambut positif kunjungan delegasi Inggris tersebut. Menurutnya, kerja sama internasional menjadi peluang untuk mendapatkan perspektif, dukungan teknis dan solusi inovatif dalam menjawab berbagai persoalan transportasi yang dihadapi Badung sebagai daerah tujuan wisata dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Ia menegaskan Pemkab Badung terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang dapat memberikan solusi konkret terhadap persoalan transportasi, kemacetan dan pengembangan infrastruktur hijau. Bupati berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada tahap diskusi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program aksi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sektor pariwisata Badung.

Salah satu fokus utama Pemkab Badung saat ini adalah mempercepat penataan sistem transportasi dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan pariwisata Kuta. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari penyediaan kantong parkir terpusat, penertiban badan jalan dari parkir liar, penataan pedestrian hingga pengembangan transportasi publik dengan emisi karbon yang lebih rendah.

Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa penataan ruang jalan menjadi salah satu tahapan penting sebelum penerapan moda transportasi publik berbasis jalur khusus. Menurutnya, transportasi publik tidak akan berjalan optimal apabila jalur yang digunakan masih bercampur dengan kepadatan lalu lintas dan parkir liar.

Karena itu, Pemkab Badung terlebih dahulu berupaya memastikan ruang jalan dapat digunakan secara tertib dan bebas dari parkir liar. Setelah kondisi tersebut tercapai, penerapan moda transportasi publik dengan jalur khusus dapat dilakukan secara lebih efektif, termasuk kemungkinan pengembangan transportasi massal berbasis trem.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemkab Badung juga tengah mematangkan persiapan sejumlah kantong parkir terpadu atau center park. Beberapa lahan strategis di kawasan pariwisata dan pusat perbelanjaan sedang dipersiapkan untuk mendukung sistem parkir terpusat.

Penyediaan kantong parkir terpadu diharapkan dapat mengurangi penggunaan badan jalan sebagai lokasi parkir, sehingga ruang lalu lintas menjadi lebih tertib. Dengan demikian, pergerakan kendaraan maupun pejalan kaki dapat berlangsung lebih lancar dan aman.

Kunjungan delegasi Inggris tersebut merupakan tindak lanjut dari Strategic Partnership Indonesia-Inggris. Kerja sama ini juga berkaitan dengan kunjungan kerja Gubernur Bali ke Inggris dalam rangka London Climate Action Week. Dalam kolaborasi tersebut, Inggris berkomitmen memberikan dukungan teknis untuk pengembangan kawasan rendah emisi atau Ultra Low Emission Zone (ULEZ), sekaligus mendukung transisi menuju sistem transportasi publik rendah karbon.

Minister Counsellor for Development Kedutaan Besar Inggris, Peter Rajadiston, menyampaikan komitmen Pemerintah Inggris untuk mendukung upaya Badung dalam membangun sistem mobilitas yang berkelanjutan. Menurutnya, Kabupaten Badung memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi salah satu penggerak utama perekonomian dan pariwisata Bali.

Peter mengapresiasi visi Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendorong penataan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan. Pemerintah Inggris melihat adanya peluang kerja sama yang kuat dalam pengembangan solusi transportasi rendah karbon dan infrastruktur hijau.

Kolaborasi antara Pemkab Badung dan Pemerintah Inggris diharapkan dapat menghasilkan berbagai solusi inovatif yang mampu menjawab tantangan mobilitas perkotaan. Selain mengurangi persoalan kemacetan, sistem transportasi yang lebih tertata dan rendah emisi juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang tidak hanya unggul dari sisi ekonomi dan pelayanan wisata, tetapi juga mampu beradaptasi terhadap tantangan perubahan iklim melalui pembangunan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

( NDR )

Loading

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250